Berita, Internasional

Gempa M7,8 Guncang Filipina, Lereng Gunung di Danau Holon Runtuh dan Peringatan Tsunami Diterbitkan di Wilayah Pasifik

Repelita.net

09 June 2026 23:57 WIB • 964 view

Gempa M7,8 Guncang Filipina, Lereng Gunung di Danau Holon Runtuh dan Peringatan Tsunami Diterbitkan di Wilayah Pasifik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi, memicu kerusakan struktur bangunan serta fenomena tanah longsor yang dramatis.

Rekaman video amatir memperlihatkan detik-detik lereng pegunungan di sekitar Danau Holon, T'boli, Cotabato Selatan, runtuh akibat guncangan hebat tersebut.

ADVERTISEMENT

Peristiwa ini sempat disaksikan oleh sejumlah wisatawan yang berada di kawasan tersebut dan videonya tersebar luas melalui media sosial.

"Beberapa longsor telah dilaporkan di daerah pegunungan sekitar Danau Holon, T'boli, South Cotabato, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang dahsyat mengguncang dekat Maasim, Sarangani," tulis pengguna akun X Surajit.

Pakar kegempaan Indonesia, Daryono, mengonfirmasi fenomena tersebut melalui akun X pribadinya dengan menjelaskan dampak teknis dari guncangan berkekuatan besar.

"Gempa M7.8 seperti ini dapat menurunkan kekuatan geser lereng secara signifikan, terutama di zona pegunungan dengan pelapukan tinggi," jelas Daryono.

Ia mengingatkan bahwa longsor yang terjadi kemungkinan merupakan bagian dari rangkaian kegagalan struktur tanah yang masih berpotensi berlanjut di masa mendatang.

"Longsor yang terjadi kemungkinan bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari rangkaian kegagalan lereng yang bisa berlanjut. Penilaian cepat stabilitas lereng dan pemetaan zona bahaya menjadi krusial saat ini," tambah Daryono.

Guncangan gempa yang berpusat di 16 mil barat daya Kablalan dengan kedalaman 10 km ini bahkan terasa hingga wilayah Sulawesi dan Kalimantan.

Otoritas terkait di Filipina telah mengeluarkan peringatan tsunami yang mencakup wilayah pesisir Filipina serta potensi gelombang laut bagi Indonesia dan Malaysia.

Kepala lembaga terkait di Filipina, Teresito Bacolcol, mendesak seluruh warga di wilayah terdampak untuk segera melakukan evakuasi ke daerah yang lebih aman.

"Kami menyarankan masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau pergi lebih jauh ke pedalaman," ujar Teresito.

Laporan kepolisian setempat menyebutkan bahwa bencana ini tercatat sebagai salah satu gempa terkuat yang pernah melanda wilayah Filipina. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung