Berita, Internasional

Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Jepang, Tsunami 80 Cm Landa Iwate, Peringatan Gempa Susulan 8,0 Dikeluarkan

Repelita.net

21 April 2026 18:55 WIB • 882 view

Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Jepang, Tsunami 80 Cm Landa Iwate, Peringatan Gempa Susulan 8,0 Dikeluarkan
Foto: Istimewa

Repelita Tokyo - Pada Senin (20/4), gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Jepang dan langsung memicu gelombang tsunami yang mengancam pesisir.

Pusat gempa berada di perairan Samudera Pasifik lepas pantai prefektur Iwate bagian utara, dengan waktu kejadian sekitar pukul 16.53 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Badan Meteorologi Jepang segera mengeluarkan peringatan khusus tentang meningkatnya risiko gempa susulan dengan potensi magnitudo mencapai 8,0 atau lebih besar.

Lembaga tersebut menyatakan bahwa kemungkinan terjadinya gempa besar baru saat ini dinilai relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi normal.

Melansir laman Channel News Asia pada Selasa (21/4/2026), BMKG Jepang menegaskan bahwa peringatan ini hanya menunjukkan peningkatan risiko.

Peringatan tersebut bukan merupakan prediksi pasti bahwa gempa dengan kekuatan besar pasti akan terjadi dalam waktu dekat.

“Meskipun kemungkinannya rendah, gempa besar masih bisa terjadi. Karena itu, mohon periksa kembali kesiapsiagaan menghadapi gempa di wilayah ini,” demikian pernyataan resmi mereka.

Menjelang malam, pihak berwenang sedikit menurunkan tingkat peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan.

Namun mereka tetap mengeluarkan imbauan adanya potensi gelombang setinggi hingga 1 meter di sepanjang pesisir timur laut Pasifik.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban luka serius atau kerusakan bangunan yang bersifat besar, kata Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara.

Rekaman dari stasiun televisi nasional NHK juga tidak menunjukkan kerusakan yang jelas di beberapa pelabuhan di wilayah Iwate.

Meskipun demikian, para pejabat mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam sepekan ke depan.

Risiko tertinggi diperkirakan terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan dengan potensi guncangan yang lebih kuat.

Kantor Perdana Menteri menyatakan telah membentuk tim manajemen krisis untuk menangani situasi darurat ini.

Pemerintah pusat saat ini tengah memeriksa kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan properti yang serius di lapangan.

“Bagi Anda yang tinggal di wilayah terdampak peringatan, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” ujar Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Guncangan gempa yang terjadi pada Senin sore waktu setempat begitu kuat hingga terasa sampai ke ibu kota Tokyo.

Getaran tersebut mampu menggoyang gedung-gedung tinggi di Tokyo yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.

Sekitar 40 menit setelah gempa utama terjadi, gelombang tsunami setinggi 80 centimeter menghantam sebuah pelabuhan di Kuji, Iwate.

Sebelumnya, kekuatan gempa sempat diperkirakan hanya 7,4 magnitudo sebelum akhirnya direvisi menjadi 7,7 magnitudo.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung