Berita, Nasional

[GEGER] Andre Rosiade Diteriaki "Pembohong" saat Janjikan Pengesahan RUU Perampasan Aset di Mobil Komando

Repelita.net

28 August 2026 00:44 WIB • 666 view

[GEGER] Andre Rosiade Diteriaki "Pembohong" saat Janjikan Pengesahan RUU Perampasan Aset di Mobil Komando
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kehadiran legislator Partai Gerindra Andre Rosiade di hadapan massa demonstrasi di depan Gedung DPR RI Senayan Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) disambut gelombang penolakan keras.

Saat menyampaikan orasinya dari atas mobil komando legislator tersebut dihujani teriakan pembohong ketika membeberkan janji pimpinan dewan soal pengesahan RUU Perampasan Aset.

ADVERTISEMENT

Ia mengklaim pimpinan DPR telah menampung aspirasi masyarakat serta menandatangani surat kesepakatan mengenai tenggat waktu pembahasan aturan tersebut.

Di hadapan peserta aksi ia menjamin pimpinan DPR siap menanggalkan jabatan jika regulasi itu gagal disahkan hingga pertengahan Desember mendatang.

“Teman-teman tadi sudah diterima oleh pimpinan DPR. Aspirasi sudah disampaikan, dan pimpinan DPR sudah menandatangani bahwa kalau 15 Desember 2026 Undang-Undang Perampasan Aset tidak disahkan, pimpinan DPR akan mengundurkan diri,” kata Andre dari atas mobil komando.

Penjelasan tersebut langsung memicu reaksi penolakan secara spontan dari kerumunan demonstran di lapangan.

Banyak peserta aksi mendesak anggota dewan itu untuk segera menyudahi pidatonya dan turun dari kendaraan komando.

Hujatan nyaring pun berulang kali menggema di tengah lapangan mengiringi Orasi politisi Gerindra tersebut.

Massa meneriakkan, “Turun! Turun! Hoaks! Hoaks! Pembohong! Pembohong!”

Sikap mosi tidak percaya publik terhadap komitmen DPR dalam merampungkan RUU Perampasan Aset terlihat jelas dari dinamika tersebut.

Tuntutan pengesahan undang-undang perampasan aset memang menjadi poin utama yang terus disuarakan oleh barisan massa demonstran.

Pernyataan jaminan pengunduran diri pimpinan DPR ternyata belum mampu meredam kekecewaan serta keraguan publik.

Penolakan di lapangan membuktikan bahwa janji manis politik di atas kendaraan komando tidak mudah dipercaya begitu saja oleh massa aksi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung