Berita, Nasional

[GEGER] 74 Kg Emas dan Aset Fantastis Febrie Diduga Jadi Mahar Kursi Jaksa Agung?

Repelita.net

15 July 2026 01:11 WIB • 731 view

[GEGER] 74 Kg Emas dan Aset Fantastis Febrie Diduga Jadi Mahar Kursi Jaksa Agung?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Temuan fantastis berupa 74 kilogram emas batangan serta uang tunai senilai Rp476 miliar dari kediaman mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menuai polemik tajam.

Aset jumbo tersebut disita aparat dari rumah pribadi serta tempat usaha kafe milik Febrie yang memicu spekulasi luas di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

Banyak pihak menduga kekayaan yang disita tersebut bukan sekadar hasil korupsi biasa, melainkan disiapkan sebagai amunisi untuk memuluskan jabatan Jaksa Agung.

Aktivis senior Sarman El Hakim menyoroti keganjilan motif di balik pengumpulan aset dengan nilai yang sangat fantastis tersebut.

Tidak ada salahnya didalami apakah uang dan emas batangan yang ditemukan adalah mahar yang disiapkan Febri Ardiansyah untuk bisa menjadi Jaksa Agung.

Desas-desus lama menyebut Febrie memang ngebet menjadi Jaksa Agung, tegasnya dalam keterangan kepada awak media, Senin malam, 13 Juli 2026.

Lebih jauh, Sarman menaruh perhatian pada jumlah 74 kilogram emas yang ditemukan, yang ia nilai bisa jadi merupakan sebuah sandi tertentu.

Ia menduga angka tersebut sengaja disiapkan sebagai kode bagi pihak-pihak tertentu yang memiliki wewenang dalam menentukan posisi jabatan tinggi.

Angka 74 sangat mungkin adalah kode untuk si penerima. Sangat mudah menelusuri siapa kalangan istana yang lulusan 74 yang mungkin menjadi makelar jabatan, beber Sarman.

Ia menilai pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri ini harus menjadi pintu masuk untuk membersihkan praktik korupsi di lingkar kekuasaan.

Kasus ini dinilai membuktikan bahwa praktik culas dalam pemerintahan terjadi tepat di depan mata, bahkan diduga melibatkan sosok di sekitar istana.

Kasus Febrie dan dugaan hubungan dengan makelar jabatan si lulusan 74 membuktikan bahwa Presiden tak usah mengejar koruptor ke Antartika, tetapi kejar koruptor yang ada di antara kita, bahkan di sekitar istana, tutupnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung