Berita, Nasional

Feri Amsari Tegaskan Kabinet Bayangan Bukan Makar, Dorong Pemerintah Bekerja Lebih Baik

Repelita.net

25 August 2026 22:42 WIB • 403 view

Feri Amsari Tegaskan Kabinet Bayangan Bukan Makar, Dorong Pemerintah Bekerja Lebih Baik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pakar hukum tata negara, Feri Amsari, memberikan penjelasan mendalam mengenai konsep kabinet bayangan yang diinisiasinya.

Ia menegaskan bahwa pembentukan struktur ini bukanlah sebuah bentuk tindakan makar terhadap negara.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, ada empat pasal yang mengatur tentang makar dan gerakan ini sama sekali tidak memenuhi unsur-unsur di dalamnya.

Feri memaparkan unsur pertama makar melibatkan serangan fisik terhadap presiden.

"Kalau 191 itu menyerang fisik presiden Anslah kan. Enggak mungkin kami nyerang fisik presiden," tuturnya dalam sebuah tayangan podcast.

Unsur berikutnya adalah upaya mengubah struktur pemerintahan yang sah, serta mengambil alih wilayah negara.

Sementara poin keempat berkaitan erat dengan aksi pemberontakan bersenjata.

Semua ketentuan hukum tersebut dipastikan tidak ada yang dilanggar oleh kelompoknya.

Inisiatif ini dibentuk sebagai kawan tanding, bukan lawan tanding bagi pemerintah yang berkuasa.

Keberadaan oposisi ini bertujuan memacu kabinet resmi agar bisa bekerja lebih baik untuk publik.

Struktur tersebut melibatkan lima belas orang menteri yang bertugas mengkritisi kebijakan dari berbagai sektor.

Salah satu fokus utamanya adalah menyoroti kelemahan implementasi serta perencanaan program negara.

Feri mengibaratkan fungsi ini seperti dunia silat, di mana keahlian seorang guru hanya akan keluar jika menghadapi lawan yang seimbang.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat memantau perkembangannya melalui akun YouTube resmi media yang menayangkan diskusi ini di @closethedoor.

Video utuh perbincangan tersebut diunggah pada tanggal 25 Agustus 2026.

Melalui ruang diskusi yang sehat seperti ini, diharapkan tata kelola negara dapat berjalan dengan prinsip check and balance yang seimbang.

Hal ini dinilai penting agar pemerintah selalu terdorong untuk menarik simpati masyarakat melalui kinerja yang nyata dan terencana.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung