Berita, Internasional

Disadap, Dikhianati, Dijatuhkan: Dugaan Operasi Spionase Intelijen UE Guncang Brussel dan Singkirkan Orban

Repelita.net

18 April 2026 13:08 WIB • 803 view

Disadap, Dikhianati, Dijatuhkan: Dugaan Operasi Spionase Intelijen UE Guncang Brussel dan Singkirkan Orban
Foto: Istimewa

Repelita Budapest - Disadap, dikhianati, lalu dijatuhkan, begitulah ringkasan pahit yang kini menghantui kekalahan telak Viktor Orban setelah 16 tahun berkuasa di Hongaria.

Dugaan operasi spionase besar-besaran yang melibatkan intelijen Uni Eropa kini mengemuka dan tidak hanya mengguncang stabilitas politik Hongaria tetapi juga kursi-kursi kekuasaan di Brussel.

ADVERTISEMENT

Isu ini pertama kali dilontarkan oleh mantan Menteri Dalam Negeri Slovakia, Vladimir Palko, yang mengungkap adanya penyadapan sistematis terhadap Orban dan lingkaran terdekatnya selama bertahun-tahun.

Apa yang mereka lakukan kepada Orban kemarin, dapat mereka lakukan kepada Anda besok, kata Palko sebagaimana dilaporkan oleh media Marker.

Dalam pemilu terbaru, Partai Fidesz yang dipimpin Orban kalah telak dari Partai Tisza pimpinan Peter Magyar dengan perolehan suara 54 persen berbanding 38 persen.

Namun di balik kekalahan itu, terungkap bahwa hasil penyadapan terhadap Orban dan para menterinya telah diubah menjadi senjata politik yang mematikan.

Isi percakapan pribadi yang sangat sensitif itu disebut sengaja disebarkan ke media massa secara selektif untuk membentuk opini publik dan melemahkan posisi Orban.

Tak hanya itu, jurnalis-jurnalis oposisi yang diduga memiliki koneksi dengan jaringan intelijen juga menerima data komunikasi pejabat Hongaria untuk dipublikasikan di momen-momen kritis menjelang pencoblosan.

Uni Eropa dituding mengaktifkan mekanisme Rapid Response System (RRS) yang memungkinkan penghapusan konten pro-Orban di media sosial dengan dalih memerangi disinformasi.

Di saat yang sama, narasi tentang dugaan campur tangan Rusia dalam mendukung Orban terus digaungkan meskipun klaim tersebut dinilai tidak memiliki bukti kuat.

Brussel secara resmi membantah semua tuduhan intervensi tersebut, namun gelombang kecurigaan telanjur menguat tidak hanya di Hongaria tetapi juga di seluruh Eropa.

Kasus dugaan operasi spionase yang menjatuhkan Orban ini kini menjadi ujian besar bagi kredibilitas lembaga-lembaga Uni Eropa di mata publik.

Pertanyaan besar yang muncul adalah apakah demokrasi di Hongaria benar-benar mencerminkan kehendak rakyat atau hanya hasil dari permainan intelijen yang rapih dan terencana.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung