Berita, Nasional

Dinasti Jokowi Menguat, Prabowo Tetap Tenang di Tengah Jarak Batin yang Tak Terjembatani

Repelita.net

18 August 2026 17:12 WIB • 498 view

Dinasti Jokowi Menguat, Prabowo Tetap Tenang di Tengah Jarak Batin yang Tak Terjembatani
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pandangan senada disampaikan oleh Dahlan Iskan pagi ini setelah sebelumnya Jimly Asshiddiqie mengutarakan hal serupa mengenai posisi Presiden Prabowo, sebagaimana diungkapkan oleh Erizal. Keberadaan Jokowi beserta Gibran serta rombongan keluarga besarnya yang berada di dekat sang presiden tidak mengikis pancaran ekspresi kegembiraan dari wajah Presiden Prabowo.

Di sudut lain, Ragowo Hediprasetyo atau Mas Didit yang merupakan putra Presiden Prabowo mendampingi ibunya, Titiek Soeharto, di area bawah panggung utama. Kehadiran Siti Hediati Hariyadi bersama sang buah hati tampak penuh kebahagiaan saat menikmati sajian pertunjukan kesenian dari anak-anak Indonesia tanpa terlibat dinamika panggung utama.

ADVERTISEMENT

Menurut pandangan Erizal, pengaruh dinasti politik Jokowi kini berkembang menjadi kekuatan baru yang sangat diperhitungkan di Tanah Air. Kiprah keluarga ini tidak hanya sanggup menyejajari rekam jejak trah politik besar seperti Soekarno, Soeharto, maupun Susilo Bambang Yudhoyono, melainkan telah melampaui pencapaian para pendahulunya.

Konfigurasi di barisan belakang tempat duduk presiden tidak diisi oleh Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum PSI beserta jajaran keluarganya. Bobby Nasution yang menjabat Gubernur Sumatera Utara juga tidak tampak di arena tersebut bersama Kahiyang Ayu sehingga dominasi kehadiran mereka tidak terakumulasi secara penuh.

Kondisi serta konstelasi yang terjadi di sekelilingnya telah dipahami secara mendalam oleh Presiden Prabowo sejak sebelum rangkaian acara dimulai. Sebagaimana dicermati oleh Jimly Asshiddiqie dan Dahlan Iskan, ketenangan serta kebahagiaan yang dipancarkan sang presiden murni tanpa kepura-puraan di tengah sandiwara yang berlangsung.

Jarak batin antara Prabowo dan Jokowi tetap membentang tajam meskipun kedua tokoh tersebut berdekatan secara fisik di lokasi yang sama. Visi kepemimpinan serta arah kebijakan yang diusung Prabowo sepanjang dua tahun belakangan menunjukkan perbedaan mendasar serta berlawanan arah dari jalur yang pernah ditempuh Jokowi.

Dalam analisis Erizal, pola hubungan mesra antara pemegang kekuasaan dengan kelompok oligarki kini telah menemui titik akhir meski implementasi kebijakan baru masih menghadapi berbagai kendala. Ujian kepemimpinan yang bersumber dari ketidakpastian kondisi global serta dinamika politik keluarga ini akan menjadi tolok ukur ketahanan pemerintahan Prabowo.*

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung