Berita, Nasional

Connie Bakrie Sebut Isu Legitimasi Moral Wapres Gibran Berpotensi Kikis Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Negara

Repelita.net

27 October 2026 21:05 WIB • 81 view

Connie Bakrie Sebut Isu Legitimasi Moral Wapres Gibran Berpotensi Kikis Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Negara
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gerakan moral kelompok akademisi yang menyuarakan penyelamatan etika bernegara di panggung politik nasional belakangan ini mendapat sorotan publik luas.

Langkah kritis tersebut diwujudkan melalui penyampaian surat terbuka bersama yang ditandatangani oleh ratusan guru besar dari berbagai universitas.

ADVERTISEMENT

Pihak inisiator menegaskan bahwa manuver tersebut murni merupakan tanggung jawab moral intelektual untuk mengoreksi jalannya tata kelola lembaga tinggi negara.

Keterangan mendalam mengenai latar belakang penyusunan maklumat akademis ini disampaikan oleh salah satu penggagas gerakan, Profesor Connie Rahakundini Bakrie.

Dalam tayangan diskusi di kanal YouTube forumkeadilanTV, akademisi bidang pertahanan tersebut membeberkan dinamika serta esensi dari tuntutan moral yang dilayangkan.

Connie Rahakundini Bakrie mengungkapkan kekhawatiran terhadap masa depan stabilitas nasional apabila isu legitimasi moral kepemimpinan terus diabaikan oleh para pemangku kebijakan.

Melalui saluran komunikasi digital, perwakilan guru besar membeberkan adanya indikasi tekanan yang membayangi korps pengajar selama proses konsolidasi gerakan.

"150 guru besar dari kenyataan ada katanya sih 13.000an profesor di seluruh Indonesia itu membuktikan bahwa sebetulnya memang diam-diam ada intimidasi kalau mau disebut intimidasi tersadan saya juga terjadi gitu loh anak saya ditelepon di sekolah anak saya ditelepon di kantor gitu ee yang lucunya kan enggak langsung ke saya karena mungkin saya di Rusia kan"

Pihak eksekutif gerakan menceritakan adanya pola serangan siber yang dilancarkan oleh kelompok tertentu sesaat setelah pernyataan sikap dirilis ke publik.

"kalau saya menyatakan sesuatu langsung ada serangan lewat ee bazer dan lain-lain ataupun lewat teknologi tanda kutip"

Otoritas pengarah forum juga memastikan bahwa dokumen tuntutan resmi telah didistribusikan secara meluas kepada institusi kepresidenan serta para mantan pimpinan negara.

"sampai hari ini apakah ee forum ini mendapatkan respon langsung dari kantor Wakil Presiden surat ini tuh dikirimkan bukan cuma kepada Wakil Presiden tapi kepada Pak Joko Widodo kepada Presiden menjabat juga kita kirimkan gitu"

Dirinya menilai pengabaian terhadap aspirasi kolektif dari dunia pendidikan dapat memicu degradasi tingkat kepercayaan publik terhadap marwah kelembagaan hukum.

"begitu ini tidak ditanggapi ini sekali tanggapan saya pribadi ya kalau tidak ditanggapi saya khawatirnya kepercayaan rakyat terhadap institusi negara itu makin merosot"

Persoalan mengenai keabsahan dan pemenuhan syarat formil pengisian jabatan publik dinilai berpotensi menggerus wibawa struktural administrasi negara.

"apakah kehadiran Gibran sebagai wakil presiden ini sebetulnya menurunkan kredibilitas lembaga wakil presiden ini ini pandangan saya pribadi ya"

Rekomendasi pengunduran diri secara sukarela sengaja ditekankan demi meminimalisasi timbulnya beban politik berkelanjutan bagi jalannya roda pemerintahan.

"yang mau saya bilang kenapa dalam surat kami itu yang sekali lagi ditandatangani oleh 150 profesor kenapa kami tekankan tentang beban politik bagi presiden dan stabilitas nasional karena tadi legitimasi moral isu legitimasi moral itu akan terus menjadi polemik yang akan mengikis sebenarnya lembaga negara mau kantor presiden maupun bukan kantor presiden Gitu"

Krisis keteladanan kepemimpinan dianggap menjadi hulu dari persoalan keruntuhan pilar etika berbangsa yang semestinya dijaga oleh para elit kekuasaan.

"runtuhnya etika bernegara padahal pemimpin itu adalah lambang dan sumber etika bernegara boleh enggak saya singgung kawan saya gitu loh"

Connie Rahakundini Bakrie juga mengkritisi adanya fenomena pergeseran persepsi masyarakat terhadap independensi serta integritas para pemangkas kampus hari ini.

"saya kok melihatnya sejak kasus Rocky Gerung bergabung ya kan he seolah-olah ada hubungan antara pengetahuan kekuasaan dan kekuasaan yang bisa dimainkan gitu gara-gara kasus Rocky Gerung soah oh akademis itu bersuara hanya untuk jabatan," papar Connie Rahakundini Bakrie.

Lebih lanjut, narasumber dalam dialog tersebut membedakan secara tegas batas peran profesional ilmuwan di dalam struktur kekuasaan negara.

"ada perbedaan antara memberikan nasihat berdasarkan pengetahuan dan sekedar membenarkan keputusan kekuasaan," tegas Connie Rahakundini Bakrie di akhir keterangannya(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung