Berita, Timur Tengah

Cak Islah: Utang 833 T, Rupiah 17.300, Semua Rekor Buruk Terpecahkan

Repelita.net

24 April 2026 15:47 WIB • 918 view

Cak Islah: Utang 833 T, Rupiah 17.300, Semua Rekor Buruk Terpecahkan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Selebritas dan pengusaha Islah Bahrawi kembali melontarkan kritik pedas terhadap kondisi ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan saat ini.

Melalui akun media sosial X miliknya pada Jumat (24/4/2026), Cak Islah menyebut sejumlah rekor buruk tengah menghantui negeri ini.

ADVERTISEMENT

Ia menyoroti utang jatuh tempo pada tahun 2026 yang mencapai angka fantastis Rp 833 triliun, yang diklaimnya sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Selain itu, ia juga mencatat pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level hampir Rp 17.300 per dolar Amerika Serikat.

Menurut pengusaha yang dikenal vokal tersebut, kondisi rupiah saat ini merupakan yang paling terpuruk dalam sejarah moneter Indonesia.

Cak Islah juga menyoroti defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilainya paling besar sepanjang masa.

Ia tidak lupa menyinggung kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang meroket ke level tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Semua rekor sejarah terpecahkan,” tulis Islah Bahrawi dengan nada sarkastik dalam unggahannya yang di-posting sekitar empat jam lalu.

Lebih lanjut, ia melontarkan pertanyaan retoris kepada para pendukung setia Presiden Prabowo Subianto.

“Kemana semua boti-boti dan alay-alay yang dulu nangisin Prabowo waktu kampanye?” tanya Cak Islah dengan tajam.

Ia pun menantang kelompok pendukung pemerintah tersebut untuk ikut merasakan kepedihan atas kondisi ekonomi saat ini.

“Ayo, nangislah sekarang. Hehehe..” tulisnya di akhir unggahan yang disertai dengan emoticon tawa.

Unggahan keras dan tajam ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan beragam reaksi dari warganet.

Sebagian mendukung kritik Cak Islah yang dinilai berani dan gamblang, sementara sebagian lainnya menudingnya terlalu tendensius.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah maupun para pendukung yang disebut dalam unggahan tersebut belum memberikan tanggapan resmi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung