Repelita [Jakarta] - Kepolisian Daerah Jawa Barat saat ini sedang memburu pria berinisial TH (30) yang diduga menjadi pelaku penyekapan serta penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR (29).
Korban, yang merupakan warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, sempat dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya selama tiga tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
Saat ini, YTR sedang dalam masa pemulihan medis di rumah sakit karena menderita sejumlah luka fisik akibat tindakan keji terduga pelaku.
Kasus ini menarik perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang turut menyebarkan foto terduga pelaku melalui akun Instagram pribadinya guna mempermudah proses pencarian.
https://www.instagram.com/ahmadsahroni88
"Tersangka DPO Taufik. Masih menjadi buronan polisi. Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita asal Rancaekek Bandung selama 3 tahun," tulis Sahroni dalam unggahannya pada Minggu (21/6/2026).
Sahroni juga secara terbuka meminta partisipasi masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan buronan tersebut.
"Tolong siapa yang lihat karungin dan bawa ke Polisi... tolongin," tambahnya dalam keterangan foto.
Unggahan tersebut menuai reaksi keras dari warganet yang mengecam aksi pelaku sekaligus mempertanyakan durasi pengejaran oleh pihak berwenang.
"Perasaan kinerja POLISI kok lambat banget ya... Masa sampai sekarang PELAKUNYA masih belum dapat juga...!!! Susah banget kah melacak keberadaan pelakunya? Udah berapa hari masih buron mulu heran," tulis akun @alms****.
Kemarahan publik juga terlihat dari desakan netizen agar pelaku menerima sanksi sosial yang keras sebelum diproses secara hukum.
"Jangan dibawa ke polisi dulu… bawa ke masyarakat dulu biar dia menikmati bogeman warga, kalau sudah kelenger baru diserahkan ke yang berwajib," tulis akun @ching****.
"Kalau ketemu boleh izin salam olahraga dulu gak nih," komentar akun @hmana****.
Terdapat pula saran dari netizen agar dilakukan tindakan taktis demi mempercepat penangkapan buronan tersebut.
"Bikin sayembara Pak, kasih uang bagi siapapun yang bisa bawa dia ke kantor polisi. Biar orang sekitarnya yang tadinya nutupin akhirnya lapor karena ada hadiahnya," tulis akun @firm*****.
Berdasarkan keterangan adik korban, Syahrul Ulum, peristiwa ini bermula ketika kakaknya berkenalan dengan pelaku di sebuah konser musik di kawasan Tritan Point, Kota Bandung, pada 2023.
Pelaku sempat berkunjung ke rumah keluarga korban dan berperilaku layaknya orang normal sehingga pihak keluarga tidak menaruh curiga.
"Orang itu (TH) pernah dibawa ke sini (ke rumah di Rancaekek). Waktu itu, posisinya ada saya dan mamah. Kayak biasa aja tidak ada hal yang aneh. Ngobrol seperti biasa saja," ujar Syahrul.
Setelah pertemuan tersebut, YTR yang bekerja di kawasan Pasteur mendadak hilang tanpa kabar dan memutus komunikasi hingga ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.*
Editor: 91224 R-ID Elok