Berita, Nasional

Budi Arie Disemprot PSI Usai Singgung Percepatan Pemilu di Depan Jokowi

Repelita.net

27 August 2026 15:15 WIB • 509 view

Budi Arie Disemprot PSI Usai Singgung Percepatan Pemilu di Depan Jokowi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pimpinan Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia menyampaikan penegasan resmi terkait status keanggotaan Budi Arie Setiadi di dalam struktur organisasi mereka.

Wakil Ketua Umum Andy Budiman meminta mantan pejabat kabinet tersebut untuk tidak mengaitkan aktivitas politiknya dengan nama partai bersimbol gajah tersebut.

ADVERTISEMENT

Langkah ini diambil guna menanggapi riuhnya pembicaraan di ruang digital mengenai wacana percepatan agenda pesta demokrasi sebelum 2029.

“Kami tegaskan Budi Arie bukan bagian dari PSI, titik. Karena itu, berhenti menyeret-nyeret nama PSI dalam setiap tindakan, pernyataan, maupun urusan Budi Arie,” ucap Budiman.

Klarifikasi ini dikeluarkan agar masyarakat tidak menerima informasi keliru mengenai afiliasi politik yang bersangkutan.

"Apa pun yang dilakukan atau dikatakan Budi Arie adalah tanggung jawab Budi Arie sendiri. Dia tidak mewakili PSI, dia bukan PSI," tegas Andy.

Organisasi politik tersebut meminta semua pihak tidak membangun asumsi seputar posisi mantan menteri tersebut karena ia bukan bagian dari kader resmi.

“Budi Arie bukan anggota, bukan pengurus, bukan Sekjen, dan bukan bagian dari PSI. Jangan seret PSI untuk urusan yang bukan urusan PSI,” jelasnya.

Sikap tegas jajaran pengurus ini berawal dari tayangan rekaman percakapan yang diunggah akademisi hukum Denny Indrayana melalui platform media sosial.

Dalam tayangan digital tersebut tampak dialog yang dihadiri pula oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengenai lontaran prediksi kepemimpinan nasional.

"Pak, kok, insting saya ini lebih cepat dari 2029. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau, kita masih ngomong Pemilu 2029, Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?" kata Budi Arie membahas dialognya dengan Jokowi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung