Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] Yusril Ihza Mahendra Sebut Skandal Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Indikasi Tindakan Makar

Repelita.net

04 November 2026 16:40 WIB • 47 view

[BREAKING NEWS] Yusril Ihza Mahendra Sebut Skandal Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Indikasi Tindakan Makar
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap sarana komunikasi elektronik milik kepala negara kini tengah memasuki babak baru yang cukup mengejutkan publik.

ADVERTISEMENT

Indikasi serta motif operasional dari tindakan intersepsi data sepihak tersebut perlahan-lahan mulai diungkap oleh otoritas kementerian terkait ke hadapan media.

Melalui saluran penyiaran resmi di platform video digital lewat kanal YouTube iNews, keterangan strategis disampaikan langsung oleh jajaran menteri kabinet.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra bertindak selaku pembicara utama dalam konferensi pers.

Pernyataan penting mengenai perkembangan penyidikan internal terhadap mantan pejabat kepolisian itu dirilis pada hari Rabu, 4 November 2026.

Yusril Ihza Mahendra menerangkan bahwa perkara hukum pidana khusus ini sudah memperlihatkan adanya tanda-tanda ancaman terhadap stabilitas tata kelola pemerintahan.

"ada indikasi ke arah makar ya kalau dikatakan membunuh presis tidak ya tapi mengarah kepada ee satu keinginan untuk melumpuhkan kepada sehingga presiden itu tidak dapat menjalankan kekuasaan pemerintahan itu yang sedang didalami oleh para penyidik," tegas Yusril Ihza Mahendra saat memberikan keterangan resmi.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa langkah penegakan hukum berkala yang diambil oleh tim Bareskrim Polri didasarkan pada dua alat bukti permulaan yang kuat.

Fokus pengembangan penyelidikan saat ini diarahkan untuk membongkar secara detail tujuan akhir serta aktor intelektual di balik perbuatan melanggar hukum tersebut.

Otoritas berwenang berkomitmen menyelesaikan pengusutan secara objektif guna memastikan kebersihan sistem telekomunikasi di lingkungan institusi negara dari penyusupan eksternal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung