Berita, Timur Tengah

[BREAKING NEWS] TOK!!! AS dan Iran Teken Perjanjian Damai, Washington Siap Bayar Kompensasi Perang Senilai Rp5,3 Kuadriliun untuk Teheran

Repelita.net

19 June 2026 00:39 WIB • 746 view

[BREAKING NEWS] TOK!!! AS dan Iran Teken Perjanjian Damai, Washington Siap Bayar Kompensasi Perang Senilai Rp5,3 Kuadriliun untuk Teheran
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Amerika Serikat dan Iran secara resmi menandatangani nota kesepahaman perdamaian bersejarah di Versaille, Prancis, pada Rabu (17/6/2026), yang menandai penghentian permusuhan antara kedua negara.

Dokumen perjanjian yang memuat 14 poin krusial tersebut ditandatangani secara terpisah, di mana Presiden Iran Masoud Pazeshkian memberikan otorisasi langsung dari negaranya.

ADVERTISEMENT

Kesepakatan ini berlaku sebagai langkah awal selama 60 hari ke depan, sembari kedua belah pihak merundingkan resolusi final yang akan dibawa ke Dewan Keamanan PBB.

Salah satu butir paling signifikan dalam perjanjian ini adalah komitmen Amerika Serikat untuk menyediakan dana kompensasi sebesar 300 miliar dolar AS bagi pembangunan kembali ekonomi Iran.

Nilai ganti rugi yang setara dengan Rp5,3 kuadriliun tersebut merupakan bagian dari upaya rekonstruksi kawasan pasca-konflik berkepanjangan yang melibatkan berbagai front.

Selain kompensasi finansial, kedua negara sepakat untuk segera menghentikan seluruh operasi militer di berbagai wilayah, termasuk Lebanon, guna menciptakan stabilitas keamanan.

Amerika Serikat juga berkomitmen untuk mencabut blokade angkatan laut secara bertahap dalam waktu 30 hari serta membuka akses kembali terhadap aset-aset Iran yang sebelumnya sempat dibekukan.

Sebagai timbal balik, pihak Teheran menjamin kebebasan pelayaran komersial di Selat Hormuz tanpa memungut biaya apa pun selama masa transisi 60 hari berlangsung.

Perjanjian tersebut turut memuat komitmen Iran untuk membatasi program nuklirnya di bawah pengawasan ketat Badan Tenaga Atom Internasional serta menegaskan tidak akan mengembangkan senjata pemusnah massal.

Washington juga menyatakan akan menghentikan seluruh sanksi ekonomi, termasuk yang berkaitan dengan sektor minyak, perbankan, dan transportasi, guna menormalkan hubungan dagang internasional.

Kedua pihak berharap mekanisme pemantauan yang dibentuk melalui kesepakatan ini dapat memastikan kepatuhan terhadap poin-poin yang telah disepakati sebelum negosiasi final selesai. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung