Berita, Internasional

[BREAKING NEWS] Banjir Bandang Himalaya Terjang Nepal dan Tibet Korbannya Tembus 362 Tewas 1.400 Hilang

Repelita.net

27 August 2026 23:46 WIB • 635 view

[BREAKING NEWS] Banjir Bandang Himalaya Terjang Nepal dan Tibet Korbannya Tembus 362 Tewas 1.400 Hilang
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang menerjang kawasan pegunungan Himalaya di Nepal serta Tibet mengakibatkan sedikitnya 362 jiwa meninggal dunia dan 1.400 orang dilaporkan hilang.

Aparat gabungan terus menerjang timbunan lumpur tebal guna menelusuri keberadaan para korban yang terjebak di area kehancuran.

ADVERTISEMENT

Laporan resmi otoritas Nepal mencatat angka kematian di wilayahnya menembus 359 jiwa, sementara di kawasan Tibet Tiongkok tercatat tiga korban jiwa.

Runtuhan jutaan ton material tanah dan batu ke alur sungai pegunungan memicu limpasan air bah yang menghempas kawasan pemukiman serta area lembah.

Pihak kepolisian beserta dinas pariwisata Nepal mengonfirmasi lebih dari 500 warga negara asing masuk dalam daftar 910 orang yang belum ditemukan di wilayah tersebut.

Warga asing yang hilang berasal dari puluhan negara, meliputi 177 warga India, 63 warga Amerika Serikat, 34 warga Australia, 33 warga Inggris, dan 25 warga Kanada.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok melaporkan hampir 100 anggotanya turut hilang di wilayah Nepal.

Sementara di wilayah Gyirong Tibet, media pemerintah CCTV mengonfirmasi sebanyak 558 orang hilang dengan 260 di antaranya merupakan warga asing.

Proses evakuasi korban selamat menghadapi hambatan berat akibat terputusnya rute jalan darat serta rusaknya akses jembatan menuju lokasi bencana.

Armada helikopter komersial dan militer dikerahkan untuk menyisir area terisolasi serta mengangkut korban cedera menuju fasilitas medis terdekat.

Bantuan logistik darurat berupa makanan, tenda, dan obat-obatan telah didistribusikan dari udara ke titik-titik paling terisolasi di kawasan pegunungan.

Lebih dari 5.000 personel gabungan militer dan kepolisian dikerahkan dan berhasil menyelamatkan 125 orang, termasuk 20 warga asing.

Perdana Menteri Nepal Balendra Shah turun langsung meninjau lokasi terdampak terparah di distrik Nuwakot melalui akses darat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengucurkan dana darurat senilai 2 juta dolar AS serta menyalurkan perlengkapan medis guna menyokong penanganan korban.

Penyebab utama banjir mendadak ini didorong oleh runtuhnya dinding gletser di lembah curam kawasan Himalaya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung