Berita, Viral Sosmed

[BLUNDER] Andi Azwan Pertanyakan Suket Kelulusan Gibran, Bivitri: “Harusnya Bisa Batal Demi Hukum”

Repelita.net

01 October 2026 23:02 WIB • 98 view

[BLUNDER] Andi Azwan Pertanyakan Suket Kelulusan Gibran, Bivitri: “Harusnya Bisa Batal Demi Hukum”
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pernyataan mengenai perdebatan ahli dalam sidang sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi menjadi sorotan dalam unggahan Ma'roef Irfhany di Threads.

Dalam unggahan tersebut, Ma'roef Irfhany menyoroti pakar hukum Andi Azwan yang disebut hadir bersama sejumlah ahli untuk mewakili pihak Gibran.

ADVERTISEMENT

Ia menulis, "Terpantau pakar hukum Andi Azwan bersama sejumlah ahli mewakili Gibran menuding para ahli yg dihadirkan pemohon hanya bicara dari sudut pandang pribadi, padahal sebelumnya dia bilang ahli hanya fokus ketata negaraan - ambigu atau bingung ?"

Ma'roef kemudian menyoroti pertanyaan Andi Azwan kepada ahli hukum tata negara Bivitri Susanti, S.H., LL.M., terkait kedudukan surat keterangan kelulusan Gibran dalam proses persidangan.

"Tadi malam yg publik lihat justru Andi Azwan pertanyaannya blunder, dia menanyakan apakah suket kelulusan Gibran itu bisa diabaikan oleh hakim ? Dijawab Ahli Bivitri Susanti, S.H., LL.M.," tulisnya.

Dalam unggahan berikutnya, Ma'roef menyebut Bivitri sebagai akademisi dan pakar hukum tata negara Indonesia serta salah satu pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia.

Ia kemudian mencantumkan pernyataan Bivitri, " Harusnya bisa batal demi hukum ".

Ma'roef juga menyoroti keterlibatan Rismon Sianipar dalam rangkaian keterangan ahli tersebut dan menyampaikan sejumlah tudingan mengenai posisi Rismon.

"Blunder yg kedua Andi Azwan nenteng Rismon Sianipar, rakyat tahu kenapa Rismon sekarang berada di kubu Jokowi, dia takut kasus penipuan surat kematian dan ijazah palsunya dilaporkan ke Polisi, masyarakat Batak ikut tercoreng namanya, masih ingat Rismon ditinggal di depan pintu oleh Gibran setelah dikasih parcel, memalukan," tulisnya.

Unggahan tersebut turut mendapat tanggapan dari pengguna Threads bernama heri_purnawinata yang menilai pertanyaan dalam persidangan justru berbalik menjadi sorotan terhadap pihak yang menyampaikannya.

"Hadeeeh ,termul termul,,, Niat hati mau menjebak ahli pakai pertanyaan jebakan, malah berujung mempertontonkan kebodohan sendiri di depan sidang pembuktian MK. Ketika Bivitri Susanti menegaskan "harus bisa batal demi hukum", runtuh sudah seluruh tameng administrasi pintu belakang yang selama ini mati-matian Anda bela. Panik ya?" tulisnya.

Pengguna lainnya, on_yourstruggle, turut menanggapi dengan komentar mengenai Rismon Sianipar dan menyertakan unggahan visual dalam responsnya.

"Rismon kalo mau ketawa, ketawa ajalah jangan ditahan wkwkkw masih inget ini gak dia," tulis akun tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung