Berita, Internasional

Banjir Dahsyat Istanbul Tewaskan Dua Orang, Ribuan Laporan Darurat dan Aktivitas Sekolah Dihentikan

Repelita.net

15 October 2026 12:31 WIB • 66 view

Banjir Dahsyat Istanbul Tewaskan Dua Orang, Ribuan Laporan Darurat dan Aktivitas Sekolah Dihentikan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Hujan deras yang mengguyur Istanbul sepanjang Rabu 14 Oktober 2026 memicu banjir luas di kota berpenduduk sekitar 16 juta jiwa tersebut.

Air bah merendam ratusan rumah, tempat usaha, jalan raya, dan underpass serta memicu tanah longsor di sejumlah distrik.

ADVERTISEMENT

Seorang remaja berusia 14 tahun berinisial M.I. meninggal dunia setelah tersengat listrik saat menginjak genangan air di Taman Çukurbostan kawasan Balat, distrik Fatih.

Korban segera dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadar namun nyawanya tidak tertolong meski sudah mendapat penanganan medis.

Selain itu seorang pria berusia 34 tahun berinisial S.Y. juga tewas di distrik Sarıyer setelah terpeleset di jalan tergenang lalu membentur kepala.

Kedua kejadian itu dilaporkan Kantor Gubernur Istanbul yang langsung membuka penyelidikan.

Antara pukul 06.00 hingga 20.00 hari yang sama pusat panggilan darurat AFAD dan 112 menerima total 2.518 laporan terkait cuaca ekstrem.

Dari jumlah tersebut tercatat 1.277 kejadian banjir, 15 tanah longsor, 47 orang terjebak, 13 pohon tumbang, dan dua atap bangunan rusak.

Sebanyak 808 rumah, 280 tempat usaha, serta 76 kendaraan ikut terdampak genangan air.

Curah hujan tertinggi tercatat di kawasan Ömerli, Beykoz, mencapai 193,84 kilogram per meter persegi.

Wilayah Arnavutköy mencatat 125,9 kilogram per meter persegi sementara Sarıyer ITÜ Maslak 124,72 kilogram per meter persegi.

Di distrik lain seperti Çatalca curah hujan mencapai 75,2 kilogram per meter persegi.

Tim penanggulangan yang terdiri atas sekitar delapan ribu personel bersama dua ribu kendaraan dan alat berat dikerahkan ke lapangan.

Pusat koordinasi krisis dibentuk di Kantor Regional AFAD Istanbul menyusul peringatan dini Dinas Meteorologi Turki.

Gubernur Istanbul Davut Gül memutuskan menghentikan kegiatan belajar tatap muka di seluruh sekolah negeri dan swasta pada Kamis 15 Oktober 2026.

Penggunaan sepeda motor dan kendaraan roda dua dilarang beroperasi mulai Rabu malam hingga pemberitahuan selanjutnya.

Pegawai negeri penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu yang memiliki anak di bawah delapan tahun diberikan cuti administratif.

Warga diminta tetap tinggal di rumah kecuali ada keperluan sangat mendesak.

Penghuni lantai basement dianjurkan mengungsi ke lantai yang lebih tinggi selama malam hari.

Di distrik Eyüpsultan dan Gaziosmanpaşa beberapa ruas jalan ambles akibat derasnya air sehingga ditutup polisi lalu lintas.

Kendaraan pribadi hingga bus angkutan umum terperangkap di genangan dalam.

Di Sarıyer sejumlah penumpang bus terpaksa naik ke atap kendaraan menunggu evakuasi.

Seorang perempuan di Esenyurt sempat diseret arus banjir di jalanan namun berhasil diselamatkan warga sekitar.

Air juga masuk ke koridor Rumah Sakit Mimar Sinan di Büyükçekmece dan menetes di stasiun metro Hacıosman di Sarıyer.

Kemacetan lalu lintas kota sempat mencapai 89 hingga 90 persen pada jam sibuk sore hari.

Upaya pembersihan genangan dan perbaikan infrastruktur masih terus dilakukan sementara ancaman hujan lanjutan tetap diwaspadai.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung