Berita, Nasional

Bakom RI Dorong Anies Baswedan Masuk Kabinet Prabowo Jadi Menteri Pendidikan

Repelita.net

10 October 2026 21:52 WIB • 124 view

Bakom RI Dorong Anies Baswedan Masuk Kabinet Prabowo Jadi Menteri Pendidikan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Nasional RI Syahganda Nainggolan memberikan saran strategis kepada Anies Baswedan untuk bersedia menerima tawaran posisi di kabinet jika diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disiarkan secara luas melalui sebuah unggahan informasi digital dari akun media sosial voxantaranews pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Menurut pandangan Syahganda, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dinilai sangat cocok untuk mengemban amanah kedinasan di sektor pemerintahan, khususnya sebagai Menteri Pendidikan nasional.

Ia juga menegaskan nilai penting mengenai prioritas pemenuhan aspek kepentingan bangsa yang dinilai semestinya berada jauh di atas ego persaingan politik personal.

Langkah ini dirasa wajar dengan mengambil cerminan dari rekam jejak Prabowo yang pada momentum pemilu 2019 bersedia masuk barisan kabinet sebagai Menteri Pertahanan pasca-rivalitas politik.

Selain mengusulkan nama Anies, kepala lembaga tersebut juga turut menyarankan agar figur nasional lain seperti Mahfud MD dan Ganjar Pranowo dapat ditarik masuk ke jajaran pemerintahan pusat.

Hal itu diajukan guna menolak penerapan pola pembentukan kabinet sepihak demi memastikan ruang lingkup pemberdayaan sumber daya manusia di dalam struktur birokrasi menjadi jauh lebih luas.

Saran tersebut langsung memicu perdebatan serta gelombang reaksi publik yang cukup masif melalui kolom komentar digital sesaat setelah informasi resmi itu ditayangkan secara terbuka.

Warganet dengan nama akun tutyhinda menulis komentar tanggapan atas usulan tersebut secara terbuka.

"Jangan mau, lbh baik Abah berada diluar pemerintahan saja jd oposisi lbh terhormat !!!👍👍🔥🔥🔥," cuit akun tersebut.

Pernyataan penolakan serupa juga langsung diutarakan oleh netizen pengguna platform komunikasi publik digital dengan nama identitas mita60261.

"HATI-HATI JEBAKAN !!! . Nadiem sangat jadi pelajaran," tulisnya mengingatkan.

Kekhawatiran mengenai posisi politik masa depan dan independensi dari sang tokoh publik turut disuarakan oleh pemilik akun media sosial teti.fauziah71.

"@aniesbaswedan jgn masuk pak, kubangan udah kotor dan keras. Mrk cuma butuh tumbal," ungkapnya dalam kolom komentar.

Netizen dengan nama identitas cahy1001 juga terlihat ikut menulis pesan pengingat mengenai komitmen serta konsistensi pilihan politik di ruang terbuka.

"Inget bah.. Abah pernah bilang oposisi jg terhormat," sebutnya.

Tidak hanya itu, keresahan mengenai arah serta kiblat kepercayaan publik dalam ruang diskursus perpolitikan masa depan disampaikan oleh pengguna akun iday.d.nusantara.

"Kalo Abah masuk kabinet lalu kita harus percaya omongan siapa dalam hal politik," tulis pengguna tersebut.

Sentimen kekecewaan yang mendalam dari sebagian kalangan masyarakat sipil pendukung diutarakan kembali oleh pemilik akun cahy1001.

"Bendera putih... Udah nyerah, golput aja udah, serahin smua sm Allah," ungkapnya mengekspresikan kekecewaan.

Di tengah derasnya gelombang kritik penolakan, usulan alternatif mengenai penempatan posisi kedinasan lain justru diutarakan oleh akun edhiehdarwis.

"Ketua KPK saja Pak @aniesbaswedan . Hajar semuanya para koruptor," pungkasnya memberikan saran penutup.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung