Berita, Internasional

Anwar Ibrahim Pangkas Perjalanan Dinas Pejabat, Malaysia Hemat Rp69,5 Triliun untuk Rakyat

Repelita.net

31 May 2026 21:17 WIB • 906 view

Anwar Ibrahim Pangkas Perjalanan Dinas Pejabat, Malaysia Hemat Rp69,5 Triliun untuk Rakyat
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, memerintahkan jajaran pemerintahannya untuk melakukan langkah efisiensi anggaran secara menyeluruh.

Langkah ini diambil di tengah tren positif penguatan nilai tukar Ringgit, dengan tujuan mengalihkan seluruh anggaran negara untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

Seluruh kementerian diwajibkan memangkas belanja yang dianggap tidak krusial, sementara sektor esensial seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap dijaga sebagai prioritas.

Pembatasan perjalanan dinas ke luar negeri bagi menteri serta pejabat negara kini menjadi sorotan utama dalam agenda efisiensi tersebut.

Semua kunjungan studi dan perjalanan serupa telah dibatalkan di tingkat federal, ungkap Anwar saat meresmikan Festival Kaamatan di Sabah pada Sabtu (30/5/2026).

Pemerintah juga menerapkan aturan ketat jika harus melakukan perjalanan resmi ke luar negeri dengan memangkas jumlah delegasi secara drastis.

Untuk kunjungan resmi, jika sebuah delegasi sebelumnya terdiri dari enam orang, kini dikurangi menjadi dua orang, jelas Anwar.

Selain itu, standar akomodasi bagi pejabat yang bertugas ke luar negeri juga telah diturunkan demi menghemat pengeluaran negara.

Jika akomodasinya adalah Royal Suite, sekarang diturunkan menjadi Junior Suite, tambahnya.

Berbagai agenda pelatihan aparatur negara juga diwajibkan digelar di fasilitas milik pemerintah agar tidak perlu lagi menyewa hotel mewah.

Jika kita tidak bijak dan hemat dalam pengeluaran, negara tidak bisa diselamatkan, tegasnya.

Uang yang kita hemat akan disalurkan kembali kepada rakyat, lanjutnya.

Melalui kebijakan kedisiplinan anggaran ini, pemerintah Malaysia sukses menghemat dana mencapai RM15,5 miliar atau sekitar Rp69,57 triliun.

Dana hasil penghematan tersebut disalurkan melalui berbagai program bantuan sosial seperti Sumbangan Tunai Rahmah dan Sumbangan Asas Rahmah.

Sektor pendidikan juga mendapat suntikan dana tambahan senilai RM1 miliar untuk memperbaiki fasilitas toilet sekolah yang rusak.

Pemerintah turut membagikan voucher buku senilai RM100 bagi seluruh pelajar serta mahasiswa yang tersebar di penjuru negeri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung