Repelita Jakarta - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menegaskan bahwa pidato politik yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam rangka peringatan 25 tahun partai tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.
Menurutnya, wajar jika seorang ketua umum menyampaikan prinsip-prinsip dan nilai-nilai dasar untuk membangun bangsa serta negara kepada kader maupun publik.
ADVERTISEMENT
Dalam pidato tersebut disampaikan pandangan mengenai kekuasaan yang bukan milik seseorang dan tidak untuk selamanya.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan konstitusi Indonesia serta siklus pemilihan umum yang membatasi masa jabatan presiden sebanyak dua periode.
Selain itu, pidato tersebut juga menekankan pentingnya menjaga netralitas aparat negara seperti polisi, tentara, dan Badan Intelijen Negara (BIN) agar penyelenggaraan demokrasi berjalan dengan baik.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara khusus yang ditayangkan di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Kamis, 10 September 2026.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok