Berita, Nasional

Ancaman Standalone Market dari MSCI Bikin IHSG Anjlok 40 Persen dan Nilai Tukar Rupiah Terpuruk

Repelita.net

17 October 2026 20:20 WIB • 123 view

Ancaman Standalone Market dari MSCI Bikin IHSG Anjlok 40 Persen dan Nilai Tukar Rupiah Terpuruk
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kehancuran bursa keuangan nasional dilaporkan mencapai titik paling kritis menyusul adanya ancaman isolasi modal berskala raksasa dari lembaga indeks global MSCI Incorporated.

ADVERTISEMENT

Sistem perekonomian tanah air kini bersiap menghadapi keputusan brutal berupa pendepakan status ke taraf yang dinilai jauh lebih parah daripada pasar perintis.

Rangkaian informasi mengenai pendarahan masif arus investasi asing dari lantai bursa saham domestik tersebut disiarkan melalui saluran YouTube Dinaran Official.

"sekarang kita ulas kabar finansial yang paling mengerikan yang baru saja meledak menghantam bursa keuangan di tanah air indonesia hari ini kita sedang menghadapi ancaman isolasi modal yang belum pernah terjadi dalam secara modern indonesia" kata pengamat ekonomi Mardigu Wowiek selaku pembicara utama.

Dirinya menjabarkan bahwa ancaman penyematan predikat kelam sebagai standalone market akan menempatkan kelayakan portfolio negara pada posisi yang sangat hina.

Dampaknya secara regulasi internasional akan memaksa seluruh pengelola dana pasif global untuk segera melempar keluar kepemilikan aset modal mereka dari pasar indonesia tanpa sisa.

"di saat sebagian wilayah kita sedang sesak nafas karena hutan dibakar di masa elninho yang panjang oleh raja sawit di saat yang sama bursa sam kita justru sengaja dibakar juga oleh hilangnya integritas pasar dan ambruknya kepercayaan dunia internasional" papar Mardigu Wowiek menyayangkan kondisi makro keuangan.

Berdasarkan lembar dokumentasi konsultasi resmi, pihak raksasa finansial dunia mendeteksi kuatnya indikasi perilaku perdagangan ilegal bermodus insider trading serta manipulasi sistematis yang dibiarkan terus berlanjut.

Kondisi tersebut diperparah oleh mandulnya fungsi kontrol regulasi hukum domestik yang dinilai ompong tanpa taji dalam menyikat para mafia pasar modal dan pengemplang pajak korporasi.

"indeks harga saham gabungan telah anjlok amblas lebih dari 30% sampai saat video ini dibuat bahkan 40% menjadikan bursa efek indonesia sebagai bursa dengan kinerja terburuk di dunia" urai Mardigu Wowiek membedah parahnya disfungsi pasar modal sepanjang tahun 2026.

Eksodus modal keluar bernilai fantastis menembus angka empat koma sembilan miliar dolar tersebut seketika mencekik pergerakan nilai tukar rupiah hingga terpuruk menjadi mata uang dengan kinerja paling hancur di Asia.

Merespons krisis darurat itu, otoritas pengelola bursa dilaporkan terdiam kaku dan hanya berupaya menyusun janji perbaikan teknis kepemilikan saham di atas kertas yang kerap diabaikan para pelaku pasar internasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung