Berita, Nasional

Amien Rais: Jokowi Penakut Jika Tak Tunjukkan Ijazah di Sidang

Repelita.net

09 July 2026 23:54 WIB • 818 view

Amien Rais: Jokowi Penakut Jika Tak Tunjukkan Ijazah di Sidang
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali melontarkan kritik tajam terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menjadi bagian dari perkara dugaan fitnah terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma.

Amien menyoroti kemungkinan Jokowi hadir langsung dalam persidangan untuk menunjukkan dokumen pendidikannya yang selama ini dipersoalkan publik.

ADVERTISEMENT

"Saya beberapa hari lalu bilang, luar biasa kalau Jokowi berani datang. Kalau betul-betul berani datang ke persidangan itu, image atau citra Jokowi sebagai begajul banci, penakut, dan pengecut langsung sirna," ujar Amien, Kamis (9/7/2026).

Ia menyebut kehadiran mantan presiden tersebut akan menjadi momen penting untuk menjawab berbagai tudingan yang berkembang di ruang publik.

Namun demikian, Amien mengaku tidak meyakini Jokowi akan benar-benar menunjukkan ijazah yang menjadi polemik.

Amien juga menyinggung aksi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang mendatangi kediaman Jokowi pada April 2025 untuk meminta ijazah asli diperlihatkan.

Ia mengklaim memiliki rekaman peristiwa tersebut dan siap menunjukkannya apabila diminta majelis hakim.

Selain itu, Amien mengingatkan kritik BEM UI pada 2021 yang menyematkan istilah "King of Lip Service" kepada Jokowi.

Menurut Amien, polemik ijazah juga akan berdampak pada peluang politik putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, pada kontestasi 2029.

Ia menilai peluang tersebut tidak akan mudah terwujud dan mengibaratkannya dengan tokoh Bilung dalam pewayangan.

Di akhir pernyataannya, Amien mengajak masyarakat terus mengikuti perkembangan perkara tersebut.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa setiap tindakan zalim pada akhirnya akan memperoleh konsekuensi.

Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, memastikan kliennya siap hadir dan membawa ijazah asli ke persidangan.

"Beliau menyatakan siap hadir dan menunjukkan ijazahnya di forum yang sangat terhormat ini sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum," kata Yakup.

Selain ijazah SMA dan UGM yang telah disita penyidik, Jokowi juga berencana membawa ijazah SD dan SMP.

Langkah tersebut dilakukan agar polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi benar-benar tuntas.

Yakup memperkirakan proses pembuktian akan dimulai setelah tahapan eksepsi dan putusan sela selesai. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung