Repelita Jakarta - Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais membongkar dinamika politik nasional dan memperingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak terjebak dalam pembagian kekuasaan dengan pihak tertentu pada diskusi yang disiarkan hari Jumat tanggal 16 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh beliau saat menjadi narasumber dalam sebuah wawancara eksklusif yang ditayangkan melalui kanal YouTube Setiyardi Budiono.
ADVERTISEMENT
Dalam tayangan tersebut tokoh reformasi nasional ini menyoroti penurunan citra politik kepala negara dalam waktu singkat serta memberikan kritik terhadap intensitas perjalanan dinas luar negeri yang dinilai terlalu sering.
Beliau juga mengungkapkan adanya tawaran dana sebesar 20 juta dolar Amerika atau setara 280 miliar rupiah dari utusan istana menjelang pemilihan presiden dengan syarat membuat pernyataan kebebasan memilih untuk para kader partai.
Secara tegas mantan penasihat partai tersebut menolak mentah-mentah tawaran dana besar serta iming-iming posisi menteri non-portofolio untuk anaknya demi menjaga integritas moral dan martabat politik di hadapan tuhan.
Selain itu narasumber juga mengkritik keberadaan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden serta mengingatkan potensi risiko politik yang dapat mengganggu stabilitas nasional jika terjadi hal yang tidak diinginkan pada masa depan.
Pada akhir dialog senior politik ini menyarankan agar pemimpin nasional saat ini lebih banyak melakukan kritik terhadap diri sendiri serta mendengarkan bisikan hati nurani murni yang berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok