Berita, Nasional

Alat Pelacak di Mobil Tiyo Ardianto, BEM Bersatu Seret Nama Kerabat Jenderal Purnawirawan

Repelita.net

17 June 2026 19:31 WIB • 724 view

Alat Pelacak di Mobil Tiyo Ardianto, BEM Bersatu Seret Nama Kerabat Jenderal Purnawirawan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Polemik terkait pemasangan alat pelacak pada kendaraan yang ditumpangi mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, terus memicu perdebatan.

Tiyo mengungkap temuan alat pelacak tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @tiyoardianto_, pada Sabtu, 13 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Ia mengaku baru menyadari keberadaan perangkat tersebut pasca mengikuti agenda aksi unjuk rasa di Gejayan pada Jumat, 12 Juni 2026.

"Sepulang dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting: sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya," tulisnya.

"Saya tidak tahu siapa yang pasang alat pelacak itu. Tapi, yang jelas, betapa berbahayanya menjadi manusia Indonesia yang mencintai bangsanya."

"Kita beri ia obat untuk penyakit-penyakitnya, tapi ia justru mencoba meracuni kita."

"Semoga Allah menjaga hamba yang percaya pada penjagaan-Nya," lanjut keterangan tersebut.

Dalam keterangannya, Tiyo menjelaskan bahwa mobil Toyota Fortuner yang ia gunakan merupakan kendaraan pinjaman dari seorang kerabat.

Langkah meminjam mobil tersebut diambil karena dirinya merasa situasi keamanannya sedang terancam.

"Itu mobil saudara yang saya pinjam untuk bepergian sejak merasa tidak aman," ujarnya saat dikonfirmasi.

Tiyo melontarkan kritik pedas terhadap penguasa atas kejadian yang ia alami.

"Teman-teman, bisa dilihat, ini adalah alat pelacak yang namanya PBX Finder. Tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini di bawah kendaraan."

"Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkan."

"Yang menunjukkan betapa menjijikkannya juga rezim yang hari ini berkuasa," tuturnya.

"Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa, dengan ketulusan cinta, justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya," tambahnya.

Sementara itu, aliansi BEM Bersatu melalui Juru Bicara Rahmat Djimbula menduga mobil itu terdaftar atas nama Siti Nuraeni.

Mereka menyinggung Siti Nuraeni merupakan kerabat dekat Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang disebut sebagai besan Jenderal (Purn) Andika Perkasa.

"Mobil yang digunakan Tiyo diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso. Ia adalah besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024."

"Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ucap Djimbula.

Politikus PDIP Guntur Romli membantah keras narasi yang menghubungkan kendaraan tersebut dengan keluarga Jenderal (Purn) Andika Perkasa.

Ia membenarkan bahwa mobil itu memang kendaraan pinjaman, namun membantah pemiliknya adalah orang yang dituduhkan BEM Bersatu.

"Mobil yang dipakai Tiyo adalah pinjaman dari seseorang, dan seseorang itu adik dari seseorang yang besannya dari orang yang dulunya timses di Pilpres."

"Padahal Pilpres sudah selesai. Adik kakak juga belum tentu pilihan politiknya sama. Besanan juga belum tentu sama politiknya," jelas Guntur. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung