Berita, Timur Tengah

8 Tentara Israel Bunuh Diri di April 2026, Lonjakan Krisis Mental IDF

Repelita.net

26 April 2026 22:10 WIB • 1,256 view

8 Tentara Israel Bunuh Diri di April 2026, Lonjakan Krisis Mental IDF
Foto: Istimewa

Repelita Tel Aviv - Jumlah tentara pasukan penjajahan Israel yang mati bunuh diri terus mengalami lonjakan yang signifikan, di mana pada bulan April 2026 saja tercatat setidaknya 8 tentara dan petugas polisi Israel tewas akibat bunuh diri .

Investigasi mendalam yang dilakukan oleh surat kabar Haaretz dan diterbitkan pada Ahad (26/4) mengungkapkan peningkatan tajam angka bunuh diri di kalangan militer dan pasukan keamanan Israel sejak awal tahun 2026 .

ADVERTISEMENT

Setidaknya 10 tentara aktif melakukan bunuh diri sejak awal tahun 2026, termasuk 6 tentara pada bulan April saja yang menambah daftar panjang tragedi di tubuh militer Zionis .

Pada bulan April 2026, 8 tentara dan personel polisi yang bertugas aktif meninggal karena bunuh diri bersama dengan 3 tentara cadangan yang ikut serta dalam genosida di Gaza .

Dua petugas polisi juga tewas bunuh diri dalam periode yang sama, yang menandai peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah militer Israel .

Haaretz sebelumnya juga melaporkan bahwa kejahatan perang yang dilakukan tentara IDF menjadi salah satu luka mental dan moral yang memicu depresi berat pada pasukan Israel di lapangan .

Sejumlah tentara dilaporkan mengalami trauma moral akut setelah menyaksikan langsung pembunuhan keji terhadap anak-anak Gaza oleh tentara Israel .

Pembunuhan terhadap orang tua di hadapan anak-anak mereka serta warga sipil yang dilindas dan dikubur hidup-hidup dengan buldozer juga menjadi pemicu trauma berkepanjangan bagi para tentara .

Tren bunuh diri ini terus meningkat secara luas sejak 7 Oktober 2023, ketika rezim Israel memulai serangan genosida brutal di Jalur Gaza .

Tercatat 7 kasus bunuh diri aktif pada akhir tahun 2023, kemudian melonjak menjadi 21 kasus pada tahun 2024, dan 22 kasus pada tahun 2025 yang merupakan angka tertinggi dalam 15 tahun terakhir .

Kasus tambahan mencakup setidaknya 15 mantan tentara yang meninggal karena bunuh diri setelah dipulangkan pada akhir tahun 2025 .

Setidaknya 4 kasus bunuh diri lagi terjadi sejak awal tahun 2026, termasuk 3 kasus dalam sebulan terakhir yang semakin memperparah krisis kesehatan mental di tubuh militer Israel .

Dalam laporan sebelumnya yang terbit pada akhir tahun 2025, sebanyak 279 tentara Israel mencoba melakukan bunuh diri sejak awal tahun 2024 hingga Juli 2025 menurut laporan Pusat Penelitian dan Informasi Knesset .

Setidaknya 13 tentara juga meninggal karena bunuh diri di luar wajib militer akibat masalah psikologis yang tidak tertangani dengan baik .

Laporan tersebut menghubungkan lonjakan bunuh diri dengan meningkatnya tekanan psikologis akibat genosida yang berkepanjangan di Gaza serta berkurangnya sistem pendukung kesehatan mental .

Sumber daya kesehatan mental militer Israel dilaporkan telah menurun drastis, dengan program dekompresi psikologis untuk tentara cadangan dibatalkan atau hanya dijalankan sebagian .

Beberapa tentara bahkan diberhentikan dari dinas tanpa pernah bertemu atau berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental terlebih dahulu .

Sumber juga menyebutkan berkurangnya kehadiran petugas kesehatan mental di lapangan serta tekanan dari para komandan agar tentara terus bertugas meskipun kondisi psikologis mereka sedang tidak sehat .

Bahkan ada kasus tentara yang tidak sehat secara psikologis tetapi tetap dikerahkan ke medan perang tanpa evaluasi yang tepat dari tim medis .

Jumlah tentara yang menderita gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang parah telah meningkat sebesar 40 persen sejak tahun 2023, kata sumber di militer Israel .

Pada tahun 2024 dan 2025, setidaknya 75 persen dari seluruh kasus bunuh diri di kalangan warga Israel adalah tentara yang baru kembali dari genosida di Gaza .

Sejak dimulainya genosida di Gaza pada Oktober 2023, rezim Israel telah membunuh sedikitnya 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 172.000 lainnya, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak yang tidak berdosa .

Pada Oktober 2025, Kepala Staf Israel Eyal Zamir secara terbuka mengakui adanya krisis kesehatan mental yang memburuk di kalangan tentara .

Ia mengungkapkan bahwa ribuan tentara saat ini sedang menerima perawatan psikologis intensif di berbagai fasilitas kesehatan militer .

Zamir mendesak para komandan lapangan untuk tetap waspada dan mendeteksi masalah kesehatan mental di dalam unit mereka sedini mungkin .

Hampir 10.000 tentara Israel dari 19.000 orang yang terluka di Gaza menderita gangguan psikologis seperti gangguan stres pasca-trauma (PTSD) .

Mereka saat ini sedang dirawat di Departemen Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Israel menurut laporan sebelumnya oleh lembaga penyiaran publik KAN yang diterbitkan pada akhir Juli 2025 .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung