
Repelita Jakarta - Eskalasi konflik rudal antara Iran dan Israel yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran global termasuk dampak jangka panjang terhadap pasokan minyak dunia.
Situasi perang yang berpotensi berlarut-larut ini membuat berbagai negara termasuk Jepang yang mengklaim stok minyak cukup untuk delapan bulan mulai merasa cemas menghadapi kemungkinan gangguan distribusi energi.
Di tengah keresahan tersebut warganet Indonesia ramai membahas kesiapan tanah air menghadapi ancaman perang melalui penemuan titik-titik rudal di peta digital wilayah Jawa Timur.
Akun X @komedigelaap mengunggah temuan bahwa pangkalan rudal tampak tersebar di kota-kota seperti Surabaya Kediri dan Malang.
"Terpantau pangkalan rudal di area Jawa Timur sudah siaga" tulis akun @komedigelaap pada Selasa 3 Maret 2026.
Namun kehebohan itu berubah menjadi gelak tawa setelah diketahui bahwa yang dimaksud bukan senjata militer melainkan nama usaha kuliner bernama Bakso Rudal yang memang banyak ditemukan di berbagai daerah Jawa Timur.
Selain itu akun X @mjbakhm juga menemukan beberapa titik yang bertuliskan nuklir di sekitar Jombang yang ternyata merujuk pada warung bakso seperti Bakso Nuklir Bakso Nuklir Tanjunganom serta Bakso Nuklir Meme 3.
Di wilayah Malang nama rudal justru digunakan untuk sejumlah toko jamu dan jasa persewaan sound system di antaranya Toko Jamu Rudal Perkasa Jamu Rudal Al-Maliki Jamu Rudal Arema serta Jamu Rudal Jawara.
Kreativitas warga Indonesia dalam memberi nama dagang dengan istilah militer seperti rudal dan nuklir langsung mendapat apresiasi serta candaan dari berbagai pengguna media sosial.
"Orang indonesia kurang hebat apa coba sampai rudal aja di buat hidangan" komentar akun @abie_dhan***.
"Waw ternyata pemerintah sudah siap ya wkwkwkwkw" sahut akun @LaraCro88456***.
"Pindah Jawa Timur sini dijamin aman ada rudal-rudal penangkal daripada di Bgor cuma ada kue talas bogor" balas akun @AbinaraA***.
"Jangankan rudal kapal selam aja dimakan sama orang indo bener-bener dah" kata akun @akbarazi***.
Sebagai catatan hingga tahun 2026 hanya sembilan negara yang memiliki senjata nuklir dan teknologi rudal balistik dengan Rusia Amerika Serikat Tiongkok Prancis serta Inggris diakui secara resmi melalui Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir sementara India Pakistan Israel dan Korea Utara mengembangkannya di luar kerangka tersebut.
Iran sendiri menyangkal kepemilikan bom atom meskipun laporan intelijen menyebut negara itu memiliki stok rudal balistik terbanyak di kawasan Timur Tengah.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

