Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Drone Hantam Kedubes AS di Riyadh, Tanggapan Trump Janji: Perang Iran–AS-Israel Kian Melebar

Repelita Riyadh - Asap tipis terlihat membubung dari kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh setelah serangan drone mengguncang ibu kota Arab Saudi pada Selasa 3 Maret 2026.

Serangan itu terjadi bersamaan dengan gelombang serangan udara Israel yang menyasar beberapa titik di Beirut Lebanon sehingga memperluas jangkauan konflik yang baru berlangsung beberapa hari.

Perang yang awalnya terfokus pada Iran kini menyebar cepat ke berbagai wilayah Timur Tengah dengan intensitas yang terus meningkat.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan memberikan respons segera terhadap serangan yang menargetkan fasilitas diplomatik negaranya.

Ia juga memperkirakan bahwa konflik dengan Iran dapat berlangsung selama berminggu-minggu bukan hanya hitungan hari.

Di front lain Iran melancarkan serangan ke sejumlah negara Teluk sebagai balasan atas operasi militer gabungan AS-Israel.

Ketegangan semakin memuncak setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei yang dilaporkan terjadi akibat serangan gabungan tersebut pada Sabtu lalu.

Sumber di Iran menyebutkan bahwa proses penunjukan pemimpin tertinggi baru tidak akan memakan waktu lama.

Jabatan pemimpin tertinggi merupakan otoritas politik dan keagamaan paling tinggi di Republik Islam sejak Revolusi 1979 yang dipimpin Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Di Washington pernyataan pejabat tinggi terdengar berlapis dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth Menteri Luar Negeri Marco Rubio serta Wakil Presiden JD Vance menegaskan bahwa tujuan operasi bukan pergantian rezim melainkan penghancuran program yang mengancam Iran.

Namun dalam pesan video Trump justru mendesak rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka setelah serangan berakhir.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mulai mengevakuasi staf non-esensial beserta keluarga mereka dari Irak Bahrain Yordania dan Qatar.

Kedutaan di Kuwait ditutup tanpa batas waktu akibat ketegangan regional yang semakin tinggi.

Warga negara Amerika Serikat juga diimbau segera meninggalkan Iran serta beberapa negara Timur Tengah lainnya demi keselamatan.

Gelombang konflik ini menimbulkan dampak tak terduga di luar kawasan di mana kepolisian Jerman memperingatkan warganya terhadap penipuan hotline maskapai akibat pembatalan serta perubahan jadwal penerbangan massal.

Asosiasi Perjalanan Jerman memperkirakan hingga tiga puluh ribu warga mereka berpotensi terdampar di wilayah konflik.

Di New York Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump memimpin sidang Dewan Keamanan PBB yang membahas pendidikan anak-anak di tengah konflik bersenjata sebuah langkah yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya.

Konflik ini semakin menunjukkan bahwa perang tidak lagi terbatas pada satu front melainkan telah meluas mengguncang diplomasi ekonomi serta rasa aman di kawasan dan sekitarnya.

Dunia kini menanti apakah janji respons segera dari Washington akan meredakan situasi atau justru memperlebar api konflik yang terus menyala.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved