Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Wakil Kepala BGN Ancam Suspend Mitra Nakal: Mark-up Harga dan Bahan Jelek di Program MBG Tak Boleh Ditoleransi

 Wakil Kepala BGN: MBG Bukan Bisnis, Ini Wujud Kecintaan Prabowo pada Anak  Indonesia

Repelita Solo - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang menerima banyak laporan dari lapangan bahwa sejumlah mitra SPPG kerap melakukan mark-up harga bahan baku pangan untuk program Makan Bergizi Gratis.

Ia menegaskan bahwa praktik curang seperti itu tidak boleh ditoleransi karena merusak integritas dan tujuan utama program nasional tersebut.

Ingat Kepala SPPG Pengawas Keuangan Pengawas Gizi jangan pernah mau mengikuti kemauan apalagi malah bekerja sama dengan Mitra SPPG yang me-mark-up harga bahan baku pangan untuk Program MBG ini apalagi dengan kualitas bahan pangan yang jelek katanya dalam Rapat Koordinasi di Solo pada Selasa dua puluh empat Februari dua ribu dua puluh enam malam.

Pernyataan tegas itu disampaikan Nanik saat memimpin rapat yang dihadiri sembilan ratus tiga puluh tiga pengelola dapur MBG meliputi Kepala SPPG Pengawas Keuangan serta Pengawas Gizi se-Kota Surakarta Kabupaten Boyolali Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar.

Dalam sesi tanya jawab banyak Kepala SPPG melaporkan mitra yang sering menetapkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi sekaligus memaksa penerimaan bahan baku berkualitas rendah.

Mendengar laporan tersebut Nanik langsung memerintahkan Koordinator Wilayah Surakarta Boyolali Sragen dan Karanganyar untuk segera mendata semua kasus mark-up yang terjadi.

Anda keliling cek langsung ke SPPG-SPPG di SPPG mana saja yang terjadi mark-up ini perintahnya.

Nanik menekankan bahwa ketegasan tidak berkompromi sangat krusial karena jika Badan Pemeriksa Keuangan menemukan mark-up dalam laporan keuangan maka Kepala SPPG yang akan bertanggung jawab secara hukum.

Mitra bisa ongkang-ongkang tapi anda yang harus berhadapan dengan hukum tegasnya mengingatkan risiko pidana bagi pengelola dapur.

Ia bahkan mengancam akan mensuspensi mitra nakal yang terbukti melakukan mark-up harga serta membatasi supplier hanya pada satu dua pihak yang ditunjuk dengan kualitas buruk.

Kepala SPPG silakan anda sampaikan kepada mitra anda kalau ada mitra yang ketahuan me-mark-up harga pangan dan hanya menyediakan satu dua supplier saja maka akan saya suspend katanya.

Nanik melarang dominasi supplier oleh satu dua pihak yang diarahkan mitra dan justru mendorong SPPG memberdayakan kelompok tani peternak nelayan koperasi serta UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku.

SPPG harus menggunakan minimal lima belas supplier bahan baku pangan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing ujarnya menargetkan keterlibatan luas masyarakat sekitar.

Ia menambahkan bahwa SPPG wajib membina dan membantu petani peternak serta nelayan kecil agar dapat membentuk usaha dagang sehingga menjadi supplier resmi.

Pelibatan masyarakat lokal sebagai pemasok diatur tegas dalam Peraturan Presiden Nomor seratus lima belas Tahun dua ribu dua puluh lima yang memprioritaskan produk dalam negeri serta usaha mikro kecil koperasi desa dan BUMDesa.

Dengan semakin banyaknya supplier lokal yang terlibat diharapkan roda ekonomi desa berputar dan manfaat program MBG dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar dapur.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved