Repelita Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Ronny Talapessy menilai pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang mendukung pengembalian Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi ke format sebelum revisi tahun dua ribu sembilan belas hanyalah upaya mencari perhatian publik.
Saya sependapat bahwa Presiden Jokowi lagi cari perhatian khususnya terkait mengembalikan UU KPK yang lama ujar Ronny kepada wartawan pada Selasa tujuh belas Februari dua ribu dua puluh enam.
Ia menekankan bahwa pernyataan tersebut tidak konsisten mengingat revisi UU KPK justru dilakukan selama masa kepemimpinan Jokowi sendiri.
Padahal semua masyarakat tahu bahwa UU KPK diubah pada masa kepemimpinan beliau dan sekarang beliau mau cuci tangan soal itu katanya menyoroti ketidaksesuaian sikap.
Ronny mengingatkan bahwa pada tahun dua ribu sembilan belas berbagai tokoh nasional serta tokoh agama telah diundang memberikan masukan terkait revisi tersebut namun tidak ada langkah korektif yang diambil saat itu.
Menurutnya pernyataan Jokowi kali ini merupakan bagian dari agenda politik untuk meningkatkan popularitas serta elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia.
Jadi tidak ada sama sekali dalam rangka pemberantasan korupsi tegasnya menolak anggapan bahwa pernyataan itu bertujuan baik bagi upaya anti-korupsi.
Ia juga menyinggung stagnannya indeks persepsi korupsi selama periode kepemimpinan Jokowi sebagai bukti ketidakefektifan kebijakan saat itu.
Apalagi indeks persepsi korupsi kita stagnan justru pada masa beliau jadi saran saya tidak usah terlalu ambil perhatian atas pernyataan beliau itu kasihan masyarakat kita kalau disuguhi hal-hal yang tidak benar dari beliau tambah Ronny.
Ronny menyarankan agar masyarakat tidak terlalu mempercayai pernyataan tersebut demi menghindari informasi yang menyesatkan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

