
Repelita Jakarta - Mantan Presiden Joko Widodo diprediksi tetap mendorong putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai langkah tersebut dilakukan karena citra Jokowi dan keluarganya di mata publik sedang mengalami penurunan signifikan.
Efriza menyatakan bahwa Jokowi mendukung pasangan Prabowo-Gibran dua periode karena menyadari nama besar dirinya dan keluarganya tengah berada dalam posisi negatif di persepsi masyarakat.
Menurutnya persepsi buruk tersebut muncul akibat berbagai isu dan dugaan pelanggaran yang mencuat termasuk masalah ijazah hingga kasus korupsi yang melibatkan mantan menteri-menteri di kabinetnya.
Efriza juga menilai posisi Gibran sebagai wakil presiden belum menunjukkan kinerja yang signifikan sehingga di mata publik justru menjadi beban bagi Presiden Prabowo.
Ia menambahkan bahwa masyarakat lebih menginginkan Prabowo bergerak mandiri dengan melakukan pembersihan kabinet dari orang-orang yang dekat dengan Jokowi.
Pernyataan Efriza disampaikan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL pada Jumat 13 Februari 2026 sebagai analisis atas dinamika politik pasca-pemilihan sebelumnya.
Ia menekankan bahwa dukungan Jokowi terhadap Gibran sebagai cawapres periode kedua Prabowo lebih didorong oleh upaya memperbaiki citra keluarga daripada pertimbangan strategis nasional.
Efriza melihat situasi ini sebagai upaya mempertahankan pengaruh politik Jokowi meskipun citra publiknya sedang tertekan oleh berbagai kontroversi yang belum terselesaikan.
Analisisnya menyoroti bahwa keputusan tersebut berpotensi menimbulkan resistensi lebih lanjut dari mitra koalisi dan masyarakat yang mengharapkan perubahan signifikan di pemerintahan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

