Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[MIRIS] Bang Cucun Soroti Bank Mudah Danai Judi, Petani Padi Justru Dipersulit Akses Kredit

 Muhammad Afdal, Pengurus HKTI (Tangkap layar YouTube MADILOG)

Repelita Jakarta - Isu ketimpangan akses kredit perbankan semakin mencuat setelah pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Muhammad Afdal atau Bang Cucun mengungkapkan kesulitan nyata yang dialami petani dalam memperoleh pembiayaan usaha pertanian.

Sementara petani padi terus berjuang mendapatkan modal produksi justru muncul fakta bahwa sejumlah bank memberikan pinjaman besar kepada pelaku usaha perjudian.

Dalam Podcast Madilog Bang Cucun menceritakan pengalamannya sejak memulai bertani pada tahun 2010 hingga 2011 ketika ia dan petani lain diajak membuka lahan sawah baru dengan janji akses Kredit Ketahanan Pangan dan Energi.

“Saya mulai bertani di tahun 2010-2011. Waktu itu kita dijanjikan kredit KKPE” ungkapnya.

Namun hingga kini pembiayaan produksi tanaman padi masih sangat sulit dijangkau baik melalui skema KKPE maupun Kredit Usaha Rakyat.

“Belum ada satu pun yang mendapatkan pembiayaan produksi tanaman padi” tegas Bang Cucun.

Ketiadaan akses kredit formal tersebut membuat petani terpaksa bergantung pada tengkulak serta pemasok sarana produksi seperti pupuk dan pestisida.

Skema utang tempo tersebut dinilai sangat memberatkan karena harga barang menjadi jauh lebih tinggi akibat pembayaran yang ditunda.

Biaya produksi pun membengkak sehingga keuntungan yang diperoleh petani semakin tergerus dan kesejahteraan sulit meningkat.

Bang Cucun menilai petani seolah dianggap tidak layak mendapatkan fasilitas kredit dari perbankan karena risiko tinggi dan margin keuntungan yang kecil.

Ia menyinggung kasus persidangan perjudian tahun 2022 hingga 2023 yang menyeret nama Apin BK sebagai bandar judi online di mana terungkap adanya sindikasi pinjaman dari beberapa bank.

Bang Cucun mempertanyakan logika perbankan yang bisa menyalurkan kredit besar kepada pihak yang menyamarkan usahanya.

“Mungkinkah toko keramik memiliki rekening 145 miliar di bank? Toko keramik bukan pabrik” ujarnya dengan nada heran.

Menurutnya sektor pertanian kurang menarik bagi perbankan karena dianggap berisiko tinggi dan keuntungan rendah dibandingkan bisnis lain yang lebih menggiurkan.

Bang Cucun berharap di era pemerintahan Presiden Prabowo kebijakan perbankan dapat lebih berpihak kepada petani melalui akses modal yang adil dan mudah.

Tanpa pembiayaan yang layak menurutnya petani akan sulit meningkatkan produksi serta kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved