
Repelita Jakarta - Kementerian Luar Negeri masih diselimuti misteri menyusul meninggalnya diplomat muda Arya Daru Pangayunan.
Kepolisian secara resmi telah menghentikan penyelidikan sejak 6 Januari 2026 lalu dengan kesimpulan tidak ditemukan unsur pidana.
Publik maya atau warganet ternyata masih terus mempersoalkan kematian Arya Daru meskipun polisi sudah memastikan tidak adanya tindak kriminal dalam peristiwa tersebut.
Diplomat itu ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya dengan kondisi kepala terilit lakban.
Satu bulan pasca penghentian penyelidikan, seorang warganet justru mengaku memiliki informasi penting yang didapat dari mertua almarhum.
Informasi itu dibagikan melalui akun Twitter @tanyarlfes pada 12 Februari 2026.
Dalam catatan yang diunggahnya, warganet tersebut menjelaskan bahwa dosennya yang tidak lain adalah mertua Arya Daru menceritakan adanya dugaan penggiringan opini publik.
"Tadi sewaktu kuliah, dosenku yang ternyata adalah mertua almarhum Arya Daru ceruta kalau isilop sengaja giring opini dengan cara bikin propaganda kalau almarhum check in dengan wanita sebanyak 24x di sebuah hotel.
Padahal yang sebenarnya terjsdi adalah aktivitas check in tersebut digunakan untuk membantu para WNI yang bermasalah di luar negeri dan sudah diselamatkan oleh almarhum dengan cara di bawa pulang ke Indonesia tetapi belum sempat diuruskan ke kantor imigrasi.
Thats why ada aktivitas check in di hotel atss nama alm ya karena digunakan untuk menginap para WNI yang diselamatkan beliau," demikian isi cuitan yang dikutip dari akun @tanyarlfes.
Cuitan tersebut sontak menjadi perbincangan hangat dan telah ditayangkan lebih dari 131 ribu pengguna Twitter.
Akun @pootyteparpot turut mengomentari dengan nada prihatin.
"Bayangin seorang diplomat, bapaknya seorang dosen. Kurang disegani apa coba dari profesi begitu, masi bisa menghilangkan sama negara. Gimana kita masyarakat biasa," ujar akun @pootyteparrot.
Akun @xxhazelnat yang mengaku mengenal keluarga almarhum turut memberikan kesaksian.
"Mertua alm adalah DPA sekaligus co-promotorku, beliau sekeluarga benar-benar baik. Btw sender kamu anak Ujiem juga ya wkwkwk," jelas akun @xxhazelnat.
Komentar lainnya datang dari akun @iannisaaaa_ yang menyindir situasi yang menimpa almarhum.
"Bener kata Pandji, udah dibunuh orangnya, karakternya pun dibunuh," tandas akun @iannisaaaa_.
Keluarga sebelumnya telah meminta polisi melakukan penyidikan lanjutan namun hingga kini penyelidikan masih dihentikan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

