
Repelita Jakarta - Sebuah percakapan sarkastik antara dua orang menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah dibagikan melalui unggahan di platform X.
Dialog tersebut dimulai dengan kekhawatiran seseorang mengenai usia lanjut presiden saat ini dan apa yang terjadi jika beliau wafat.
Bang presiden kita kan udah tua kalau mati gimana.
Respons yang diberikan sangat santai dengan nada bercanda bahwa presiden akan dikubur seperti manusia biasa.
Ya dikubur masa disimpan di istana.
Pembicara kemudian menjelaskan maksudnya bahwa penggantian akan dilakukan oleh wakil presiden yang masih sangat muda belum berusia 40 tahun.
Maksud saya presiden kita kalau mati kan ntar ada yang gantiinnya tuh wapresnya bang.
Emang kenapa keberatan.
Wapres kita kan masih muda belum 40 tahun.
Pembalas menegaskan bahwa kematian tidak selalu menunggu usia tua atau sakit karena orang muda dan sehat pun bisa mendahului.
Pak Jalal mati itu gak musti nunggu tua dulu atau musti sakit dulu yang muda dan yang sehat juga bisa mati duluan.
Iya saya tahu tapi saya khawatir nih bang.
Untuk meredakan kekhawatiran tersebut disarankan agar berdoa sesuai ajaran Rasulullah SAW agar dilindungi dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan bodoh.
Kalau gitu Pak Jalal berdoa aja seperti yang Rasulullah Muhammad SAW ajarkan pada kita Ya Allah sungguh aku berlindung kepadamu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dari pemimpin yang bodoh.
Itu yang saya khawatirin kekanak-kanakan dan bodoh.
Unggahan asli dibagikan oleh akun @CakKhum dan menjadi viral karena nada sarkasme yang tajam terhadap situasi kepemimpinan saat ini.
Konten serupa juga muncul dalam video pendek yang menampilkan doa tersebut dengan caption Ya Allah scene terberani yang paling sarkas yuk hafalin doanya teman-teman.
Percakapan ini mencerminkan keresahan sebagian masyarakat terhadap transisi kepemimpinan di masa depan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

