Repelita Jakarta - Sebuah unggahan di platform X yang dibagikan oleh akun @narkosun pada 22 Februari 2026 memicu perbincangan luas terkait riwayat pendidikan mantan Presiden Joko Widodo.
Unggahan tersebut menyajikan berbagai versi informasi yang saling bertentangan mengenai IPK, KKN, pembimbing skripsi, jurusan serta tanggal kelulusan.
IPK menurut versi rektor tercatat lebih dari 2,5 sementara versi Mulyono disebut kurang dari 2 dan versi pengacara menyatakan 3 koma.
Untuk KKN versi Bareskrim Polri menyebut tahun 1983 sedangkan versi Jokowi sendiri adalah 1985.
Pembimbing skripsi menurut versi Jokowi adalah Kasmudjo namun versi Kasmudjo menyatakan bukan dirinya yang membimbing.
Jurusan yang disebut versi Jokowi adalah Teknologi Kayu tetapi versi Prof Naiem menegaskan bahwa jurusan Teknologi Kayu tidak pernah ada.
Tanggal lulus menurut rektor adalah 23 Oktober 1985 sementara rektor yang sama disebut juga menggunakan tanggal 5 November 1985.
Ada lagi gaes.
Pertanyaan penutup dalam unggahan itu langsung memancing respons dari pengguna lain yang turut membahas ketidaksesuaian data tersebut.
Unggahan ini menjadi salah satu sorotan di media sosial karena menyoroti perbedaan informasi resmi dan klaim pribadi terkait latar belakang pendidikan.(*)

