Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Guru Besar UI Heran AS Pimpin ISF Tanpa Pasukan, Indonesia Kirim 8.000 TNI Hanya Jadi Wakil Komandan

 

Repelita Jakarta - Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyatakan keheranannya atas struktur kepemimpinan International Stabilization Force di Gaza karena Amerika Serikat menunjuk diri sebagai komandan tanpa mengirim pasukan sementara Indonesia yang berencana mengirim delapan ribu personel TNI hanya ditempatkan sebagai wakil komandan bidang operasi.

Ini bahaya panglimanya dari Amerika Serikat dan kita telah menetapkan caveat nasional ketika kita mengirimkan pasukan ke sana komandonya sudah bukan lagi di Pemerintah Indonesia tapi di jenderal AS itu padahal jenderal AS itu gak punya pasukan dari negaranya sendiri ujar Hikmahanto saat dihubungi pada Rabu dua puluh lima Februari dua ribu dua puluh enam.

Komandan ISF diketahui dipegang Mayjen Jasper Jeffers bintang dua sementara negara pengirim pasukan selain Indonesia meliputi Kosovo Albania Kazakhstan serta Maroko dengan Yordania dan Mesir siap melatih polisi Palestina.

Ia menekankan konsekuensi posisi wakil komandan mengharuskan perwira tinggi TNI melaksanakan mandat Board of Peace yaitu pelucutan senjata dan demiliterisasi.

Katakan lah jenderal AS itu memilih mundur maka yang naik wakil komandan itu berarti perwira tinggi di TNI itu yang akan menguasai seluruh pasukan dan bertugas melakukan dua mandat di BoP tadi tuturnya.

Hikmahanto mengingatkan pasukan TNI berpotensi berhadapan langsung dengan Hamas karena sebagai wakil komandan personel dapat dikerahkan ke seluruh lima sektor termasuk luar Raffah.

Bila itu yang terjadi maka berpotensi pasukan TNI berhadapan dengan kelompok Hamas sementara Hamas sudah bilang pasukan internasional hanya boleh berada di wilayah perbatasan yang memisahkan antara Gaza dengan Israel katanya.

Ia menambahkan Hamas telah memperingatkan agar TNI tidak memasuki tengah Kota Gaza karena jika melakukannya akan dianggap bagian dari IDF dan menjadi sasaran serangan.

Sementara kemungkinan besar pasukan TNI bergerak bukan dengan mandat PBB dan helm biru artinya menggunakan helm yang membawa masing-masing bendera negara asal jelasnya.

Pakar militer Al Araf menilai penempatan awal di Raffah berisiko tinggi karena wilayah itu menjadi basis Hamas beserta terowongan perjuangan mereka.

Selama ini Raffah itu menjadi basisnya siapa basisnya Hammas dan penduduk Palestina itu terowongan bagi perjuangan Hammas ada di sana kenapa kita akan ditaruh di sana dan dijadikan deputi makanya jangan bangga bila dijadikan deputi komandan ISF oleh AS ujar Al Araf pada Selasa kemarin.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengakui misi pengiriman TNI ke Gaza memiliki risiko tinggi sehingga dibutuhkan mandat jelas sebelum diterjunkan.

Kami juga tidak mau prajurit kami jadi korban di luar misi yang sedang dilaksanakan itu pentingnya peran Indonesia ada di Board of Peace dan menjadi wakil komandan ISF saya kira itu akan memperbesar keyakinan bahwa keamanan prajurit tetap bisa jadi yang utama katanya di Washington DC pada Kamis sembilan belas Februari dua ribu dua puluh enam.

Sugiono menyatakan belum ada penunjukan perwira tinggi TNI sebagai wakil komandan ISF dan hal itu akan ditentukan oleh institusi TNI sendiri.

Belum kelihatan ada yang ditunjuk itu nanti dari TNI lah yang memilih ujarnya.

Kementerian Pertahanan masih menunggu arahan Presiden sebelum memberikan komentar lebih lanjut terkait rencana tersebut.

Kami masih menunggu arahan dari Presiden kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait pada Jumat dua puluh Februari dua ribu dua puluh enam.

Anton Aliabbas dari Centre for Intermestic and Diplomatic Engagement menyebut pembahasan pengiriman pasukan ISF belum selesai dan akan dilanjutkan dengan pertemuan four star general meeting di Timur Tengah sepuluh hari setelah KTT BoP di Washington DC.

Setelah pertemuan yang ada di Washington DC akan dilanjutkan dengan pertemuan four star general meeting di sana akan dibahas lebih detail mengenai level operasional hingga pembagian wilayah operasi pasukan ISF asal Indonesia ujar Anton pada Jumat malam kemarin.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved