Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Dirut BPJS Disorot Usai Sebut Biaya Kesehatan Mahal, Warganet: Apa Dia Kira Rakyat Tidak Bayar Pajak dan Iuran BPJS?

 HEBOH Perkataan Dirut BPJS Soal Biaya Pengobatan Kesehatan! Sebut 'Dikira  Murah Padahal Mahal!' - Pojok Satu

Repelita Jakarta - Polemik pernyataan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, yang menyebut biaya kesehatan mahal dan publik salah persepsi memicu reaksi keras warganet.

Seorang pengguna Instagram dengan tajam melontarkan kritik yang mewakili kegusaran banyak pihak atas pernyataan orang nomor satu di lembaga jaminan sosial itu.

“Apa dia kira Rakyat tidak bayar pajak dan tidak bayar iuran BPJS?” kata warganet lainnya dalam kolom komentar yang ramai diserbu beragam reaksi.

Pertanyaan retoris itu menjadi salah satu bentuk perlawanan publik atas narasi yang dibangun Ghufron dalam rapat konsultasi bersama Wakil Ketua DPR di Ruang Rapat Komisi V, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (9/12/2026).

Dalam kesempatan itu Ghufron menyampaikan bahwa banyak pihak mengalami kesalahan persepsi dengan menganggap kesehatan murah, padahal menurutnya kesehatan merupakan komoditas mahal.

Publik menilai pernyataan tersebut mengabaikan kontribusi nyata yang selama ini mereka berikan baik melalui mekanisme perpajakan maupun pembayaran iuran rutin setiap bulan.

Sejumlah warganet lain turut menyuarakan ketersinggungan karena merasa telah patuh membayar iuran tanpa pernah menunggak, namun justru mendapat pernyataan yang dianggap merendahkan.

“Pak saya bayar bpjs kelas 1 tiap bulan 1 KK. SAYA TERSINGGUNG SAMA UCAPAN BAPAK,” tulis seorang pengguna Instagram dengan nada emosional.

“Dibayar pajak pak, selain itu dibayar iuran pengguna juga. Jadi bukan kalian yang bayar,” timpal warganet lain yang juga menyoroti sumber pembiayaan program BPJS Kesehatan.

Pernyataan Ghufron tentang kesehatan mahal dinilai tidak tepat waktu di tengah publik yang masih menyoroti kebijakan penonaktifan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan secara massal.

Pertanyaan tajam “Apa dia kira Rakyat tidak bayar pajak dan tidak bayar iuran BPJS?” menjadi pengingat bahwa publik memiliki kesadaran penuh atas hak dan kewajiban mereka sebagai peserta sekaligus pembayar.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari BPJS Kesehatan yang secara spesifik menanggapi pertanyaan kritis warganet yang terus beredar luas di berbagai platform media sosial.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved