Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Demokrat AS Menduga Pemerintahan Trump Tutupi Dokumen Kasus Epstein yang Seret Dugaan Pelecehan Seksual

 

Repelita Jakarta - Partai Demokrat menuduh pemerintahan Presiden Donald Trump melakukan upaya menutup-nutupi kasus terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat setelah dokumen terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap Trump tidak dirilis secara lengkap.

Kontroversi ini berpusat pada rilis jutaan berkas kasus Jeffrey Epstein seorang pengusaha yang pernah dihukum karena perdagangan seks dan kejahatan seksual lainnya.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen-dokumen tersebut berdasarkan undang-undang transparansi yang disahkan tahun lalu.

Namun NPR melaporkan adanya celah signifikan dalam catatan terkait pengaduan tahun 2019 yang diajukan seorang wanita yang menuduh Trump melakukan pelecehan seksual.

Indeks dan nomor seri dalam berkas investigasi menunjukkan agen FBI melakukan empat wawancara dengan pengadu serta menyiapkan ringkasan dan catatan.

Hanya satu ringkasan yang dipublikasikan dalam basis data publik sementara tiga ringkasan tambahan berjumlah lebih dari 50 halaman tidak dirilis.

Trump berulang kali membantah segala tuduhan dan menyatakan rilis berkas Epstein telah membersihkan namanya dari segala tuduhan.

Menanggapi kritik dari Partai Demokrat Departemen Kehakiman menyatakan materi yang tidak dipublikasikan termasuk dalam kategori yang dilindungi hukum seperti duplikat atau dokumen terkait investigasi federal yang sedang berlangsung.

Departemen tersebut menambahkan dalam pernyataan resminya bahwa materi yang ditahan sementara akan diterbitkan kembali setelah disunting sesuai ketentuan hukum.

Perwakilan Robert Garcia pemimpin Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR menyatakan telah meninjau catatan yang belum disunting di Departemen Kehakiman dan menemukan dokumentasi yang hilang.

Garcia menegaskan anggota Partai Demokrat di komite akan meluncurkan investigasi paralel serta secara resmi meminta penyerahan catatan yang ditahan kepada Kongres.

Wanita pengadu dilaporkan menghubungi pihak berwenang pada Juli 2019 tak lama setelah Epstein ditangkap atas tuduhan perdagangan seks federal.

Sumber dalam dokumen menyatakan pengadu menuduh Epstein memperkenalkannya kepada Trump pada pertengahan tahun 1980-an ketika ia berusia antara 13 dan 15 tahun.

Tuduhan tersebut masih menjadi perdebatan dan belum ada pengumuman tuduhan baru terhadap Trump hingga kini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved