Repelita Jakarta - Politisi senior Amien Rais menyatakan bahwa nama Gibran Rakabuming Raka sudah tidak relevan lagi untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka melalui kanal YouTube miliknya sehingga menjadi perhatian luas di kalangan masyarakat dan pengamat politik.
Amien Rais menilai Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan serta Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar jauh lebih pantas menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo di masa mendatang.
Ia menjelaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa ditopang oleh berbagai faktor mulai dari letak geografis kekayaan alam kemampuan ekonomi kekuatan militer hingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya elemen lain yang tidak kalah penting adalah daya juang semangat kebangsaan ketahanan menghadapi krisis serta moralitas sebagai pondasi utama.
“There is no law without morality and there is no morality without religion,” ungkap Amien Rais dalam uraiannya tersebut.
Amien mengamati bahwa partai-partai koalisi pendukung Prabowo mulai menunjukkan posisi politik jelas menjelang Pilpres 2029 dengan dukungan kuat agar Prabowo maju kembali untuk periode kedua.
Namun hingga kini belum ada kesepakatan mengenai siapa yang akan menjadi calon wakil presiden pendampingnya pada pemilu tersebut.
Ia mencatat bahwa nama Gibran tidak lagi muncul dalam pembicaraan atau pertimbangan partai-partai koalisi tersebut.
“Sikap partai-partai itu sudah betul,” kata Amien merujuk pada keputusan yang tidak lagi memasukkan nama Gibran sebagai bakal pendamping Prabowo.
Amien kembali mengkritik proses pencalonan Gibran pada Pilpres 2024 termasuk polemik putusan Mahkamah Konstitusi saat itu.
Selama menjabat menurutnya Gibran tidak menunjukkan prestasi berarti dan justru sering menjadi bahan ejekan di media sosial.
Secara politik peluang Gibran untuk maju lagi dianggap sudah tertutup rapat.
“Karena Gibran tidak punya ijazah SMA dia sudah kartu mati,” tegas Amien dalam pernyataannya.
Ia memuji sikap PAN dan PKB yang bijak tidak terburu-buru menentukan pasangan namun tetap membuka peluang bagi ketua umum masing-masing.
Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar meskipun memiliki kekurangan dinilai berkali-kali lebih layak dibandingkan Gibran untuk mendampingi Prabowo pada 2029.
“Pak Zulhas dan Pak Muhaimin yang masing-masing tentu punya kelemahan namun berkali-kali lebih layak dibandingkan Gibran,” pungkasnya.
Di akhir pernyataan Amien Rais mendoakan agar Presiden Prabowo diberi kesehatan serta mampu menyelesaikan tugas hingga akhir periode dan terpilih kembali untuk masa jabatan kedua.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

